Jokowi Bantah Isu Ajak Politikus Gabung ke PSI
Senin, 13 Oktober 2025, 20:31:24 WIB
SOLO, BERITA SENAYAN – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) membantah kabar yang menyebut dirinya mengajak sejumlah politikus bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menegaskan bahwa keputusan beberapa tokoh politik yang memilih masuk ke PSI merupakan kehendak pribadi, bukan hasil ajakan atau bujukan dari dirinya.
“Enggak ada yang mengajak-ajak,” kata Jokowi kepada wartawan di Solo, Senin (13/10/2025). Menurutnya, perpindahan politikus dari satu partai ke partai lain merupakan hal yang lumrah dalam sistem demokrasi terbuka.
“Kalau orang ingin ke PSI kan nggak bisa dipaksa-paksa. Bisa jadi karena beda pendapat, atau karena melihat masa depan PSI. Itu hak politik masing-masing,” ujarnya.
Jokowi juga menegaskan bahwa tidak ada paksaan atau intervensi dalam keputusan siapa pun untuk bergabung ke PSI. Ia menolak tudingan yang menyebut dirinya ikut mengatur langkah politik sejumlah tokoh yang kini berada di partai tersebut.
“Sekali lagi saya katakan, tidak ada paksaan apa pun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jokowi mengaku kerap menerima kunjungan dari berbagai tokoh lintas partai, namun hal itu bukan bagian dari upaya politik. “Kalau kemudian mereka masuk ke PSI, itu urusan pribadi dan kehendak politik masing-masing. Nggak ada paksaan-paksaan untuk masuk ke partai,” ujar Jokowi menutup pernyataannya (red)
Berita terkait
AMPG DKI Umumkan 301 Pengurus Baru,...
Anas Urbaningrum: Kompetisi Politik Harus Ksatria...
Dukung Pemutusan Akses Grok, Ketua KPPG...
Prasetyo Hadi: Sikap Demokrat Soal Pilkada...
Hadapi Pemilu 2029, Kaesang Pangarep: PSI...
Sarmuji: Komunikasi Informal Antarpartai Bahas Koalisi...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
