Berita Senayan
Network

Sharon Dorong Emak-Emak Kembangkan UMKM Berkelanjutan di Sekadau

Muhammad Shofa
Laporan Muhammad Shofa
Senin, 06 Oktober 2025, 19:30:24 WIB
Sharon Dorong Emak-Emak Kembangkan UMKM Berkelanjutan di Sekadau
Kegiatan Reses Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Ghulam Mohamad Sharon



SEKADAU, BERITA SENAYAN – Dalam masa reses, Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Gulam Mohamad Sharon, memanfaatkan kunjungannya ke daerah pemilihan Kalimantan Barat II untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan solusi konkret bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama kalangan emak-emak.

Kegiatan reses tersebut berlangsung di Pondok Coffee Pondok Indah, Kabupaten Sekadau, pada Senin (06/10/2025) dan dihadiri oleh masyarakat setempat, pelaku usaha kecil, serta kelompok perempuan yang menjadi penggerak ekonomi rumah tangga.

Dalam kesempatan itu, Sharon menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga melalui wirausaha kreatif yang dapat menjadi solusi di tengah kondisi efisiensi ekonomi nasional. Ia mendorong agar kaum ibu tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku utama ekonomi produktif di lingkungan sekitar.

“Saya ingin mengajak emak-emak untuk menjadi pengusaha dan menjadi motor penggerak ekonomi rumah tangga,” ujar Gulam Mohamad Sharon.

Menurut Sharon, aspirasi masyarakat di daerah perlu diarahkan pada program-program yang tidak bersifat habis pakai, melainkan memiliki manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan.

“Saya berharap aspirasi yang disampaikan di daerah tidak langsung habis pakai, tetapi mampu memberikan manfaat yang sustainable (berkelanjutan),” tegasnya.

Politisi muda Partai Nasdem itu juga menambahkan, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM berbasis keluarga dapat menjadi strategi efektif menghadapi ketidakpastian ekonomi, sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat di daerah.

Langkah ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk memperluas inklusi ekonomi dan mendorong pertumbuhan wirausaha perempuan di tingkat akar rumput, khususnya di wilayah Kalimantan Barat II yang meliputi beberapa kabupaten potensial di sektor pertanian, kuliner, dan ekonomi kreatif (red).