Berita Senayan
Network

Ridwan Bae : Bali Perlu Transportasi Terpadu untuk Cegah Kepadatan Parah

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 08 April 2026, 23:15:58 WIB
Ridwan Bae : Bali Perlu Transportasi Terpadu untuk Cegah Kepadatan Parah
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan pentingnya pembangunan sistem transportasi terpadu di Bali guna mencegah kepadatan yang semakin parah akibat pertumbuhan pariwisata dan aktivitas ekonomi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, dan Gubernur Bali di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (5/4/2026).

Menurut Ridwan, Bali sebagai destinasi wisata utama Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, namun belum diimbangi dengan perencanaan transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Setiap tahun kita mengamati soal Bali ini, dia berkembang justru sangat mengecewakan kita. Karena tidak ada satu master plan yang mampu membaca perkembangan jangka panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tanpa sistem transportasi terpadu, kepadatan di berbagai wilayah Bali akan terus meningkat, seiring bertambahnya jumlah penduduk, wisatawan, dan aktivitas ekonomi.

Ridwan juga membandingkan kondisi Bali dengan sejumlah negara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura yang telah lebih dulu menghadapi tantangan kepadatan di wilayah yang relatif kecil.

“Sekarang perkembangan sudah begitu padat. Kita sudah melihat bagaimana negara-negara tersebut menghadapi persoalan serupa,” katanya.

Ia menekankan bahwa pembangunan transportasi terpadu harus mencakup seluruh moda, mulai dari kereta api bawah tanah, kereta darat, transportasi laut, hingga udara, serta pengaturan angkutan jalan secara menyeluruh.

“Yang terpenting adalah bagaimana merencanakan sistem transportasi terpadu yang menghubungkan semua moda agar mobilitas lebih efektif,” tegasnya.

Ridwan berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dalam menyusun dan merealisasikan master plan transportasi Bali agar pertumbuhan wilayah tetap terkendali dan berkelanjutan (red)