Berita Senayan
Network

Hindun Anisah: Selamatkan Peternak Banjir Demi Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi
Laporan Redaksi
Selasa, 06 Januari 2026, 15:11:57 WIB
Hindun Anisah: Selamatkan Peternak Banjir Demi Ketahanan Pangan Nasional
Anggota Komisi IV DPR RI FPKB, Hindun Anisah



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hindun Anisah, menegaskan pentingnya penyelamatan peternak terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra demi menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran strategis yang tidak boleh diabaikan dalam penanganan pascabencana.

“Penyelamatan peternak bukan sekadar bantuan sosial, tetapi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Jika sektor ini terganggu, dampaknya akan dirasakan seluruh masyarakat,” ujar Hindun di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Hindun mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan bagi peternak yang terdampak bencana. Ia menilai kebijakan tersebut menunjukkan kehadiran negara bagi kelompok peternak yang selama ini rentan kehilangan mata pencaharian ketika bencana melanda.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan) per 31 Desember 2025, total ternak terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara mencapai 778.922 ekor. Jumlah tersebut didominasi oleh unggas sebanyak 622.154 ekor, disusul kambing dan domba 113.325 ekor, serta sapi dan kerbau 38.393 ekor.

Menurut Hindun, kehilangan ternak dan kandang membuat peternak kehilangan modal produksi sekaligus sumber penghidupan. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, ia memperingatkan akan muncul efek berantai berupa kelangkaan dan kenaikan harga pangan seperti daging, telur, dan susu.

“Negara tidak boleh abai terhadap dampak lanjutan ini. Ketika peternak jatuh, masyarakat luas akan menanggung akibatnya melalui kenaikan harga pangan,” tegas legislator asal Jawa Tengah itu.

Ia juga mendorong agar bantuan pemerintah disalurkan secara cepat, transparan, dan tepat sasaran, dengan memperhatikan kebutuhan berdasarkan jenis ternak. Hindun menekankan perlunya pengawasan ketat agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan di lapangan.

“Peternak sapi tentu membutuhkan skema pemulihan yang berbeda dengan peternak unggas. Ke depan, pemerintah harus menyiapkan program pemulihan jangka panjang agar peternak bisa kembali mandiri dan produktif,” pungkasnya (red)