Chusnunia Nilai KUR Berbasis KI Dorong Gig Economy
Rabu, 24 Desember 2025, 21:17:13 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia, menilai rencana pemerintah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis kekayaan intelektual pada 2026 berpotensi kuat mendorong pertumbuhan gig economy di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.
Pemerintah menyiapkan pendanaan KUR berbasis kekayaan intelektual senilai Rp10 triliun bagi sektor ekonomi kreatif. Skema ini memungkinkan pelaku usaha menjadikan hak cipta, merek, hingga paten desain sebagai jaminan pembiayaan perbankan.
Menurut Chusnunia, kebijakan tersebut sejalan dengan perkembangan dunia kerja yang semakin fleksibel dan berbasis digital. Gig economy dinilai menjadi alternatif lapangan kerja di tengah terbatasnya sektor formal.
“Gig economy saat ini menjadi jaring pengaman bagi banyak pekerja, terutama di tengah tantangan lapangan kerja formal,” ujar Chusnunia.
Politisi yang akrab disapa Nunik itu mengungkapkan, penetrasi digital yang semakin luas mendorong tumbuhnya berbagai platform kerja daring di sektor transportasi, jasa, industri kreatif, dan e-commerce. Hal ini menciptakan peluang penghasilan tambahan dan lapangan kerja dalam skala besar.
Ia merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2024 yang mencatat 57,95 persen atau sekitar 83,8 juta pekerja di Indonesia tergolong pekerja informal, termasuk gig workers.
Nunik menilai, kehadiran KUR berbasis kekayaan intelektual akan memperkuat ekosistem gig economy, khususnya bagi Gen Z yang cenderung memilih pekerjaan fleksibel dengan semangat kewirausahaan.
“Fleksibilitas jam kerja, peluang penghasilan, dan ruang kreativitas menjadi daya tarik utama gig economy bagi generasi muda,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan perlunya penguatan aspek perlindungan sosial dan keamanan kerja bagi pekerja gig agar pertumbuhan ekonomi digital berjalan berkelanjutan.
“Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memastikan gig economy tumbuh sehat dan inklusif,” tutup Chusnunia (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
