Ahmad Labib Desak Pengawasan Ketat Harga Minyakita
Selasa, 23 Desember 2025, 14:51:17 WIB
JAKARTA, EBRITA SENAYAN – Anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi Minyakita agar target harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter yang dicanangkan pemerintah dapat benar-benar dirasakan masyarakat mulai awal 2026.
Menurut Ahmad Labib, kebijakan penetapan HET Minyakita melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, tanpa pengawasan yang konsisten dan tegas, kebijakan tersebut berpotensi tidak efektif di tingkat pasar.
“Persoalan Minyakita bukan pada produksi, tetapi pada tata kelola dan distribusi. Target harga Rp15.700 per liter harus dibarengi pengawasan distribusi yang ketat, jangan hanya bagus di atas kertas,” ujar Ahmad Labib di Jakarta.
Ia menyoroti masih ditemukannya harga Minyakita di lapangan yang jauh di atas HET, yakni di kisaran Rp17.600 hingga Rp20.000 per liter di sejumlah daerah. Kondisi ini, menurutnya, mencerminkan adanya celah dalam sistem distribusi yang memungkinkan terjadinya spekulasi harga.
Ahmad Labib juga menilai kebijakan mewajibkan produsen menyalurkan minimal 35 persen kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) melalui BUMN pangan seperti Bulog dan ID FOOD sebagai langkah penting untuk memperkuat peran negara dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng rakyat.
Selain itu, ia meminta Kementerian Perdagangan memaksimalkan pemanfaatan sistem Inatrade sebagai instrumen digital pengawasan perizinan dan distribusi. Sistem ini dinilai krusial untuk memastikan alur Minyakita berjalan sesuai ketentuan dan mencegah praktik penyimpangan.
“Kalau ada pelaku usaha yang melanggar HET atau jalur distribusi resmi, Kemendag tidak boleh ragu menjatuhkan sanksi tegas. Minyakita adalah hak rakyat, negara wajib memastikan aksesnya terjangkau,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Ahmad Labib memastikan Komisi VI DPR RI akan terus mengawal implementasi Permendag 43/2025 agar pengendalian harga Minyakita berjalan efektif. Ia optimistis, dengan distribusi yang tertib dan pengawasan yang konsisten, harga Minyakita dapat kembali sesuai HET dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
