JAKARTA, BERITA SENAYAN – Kapoksi Partai NasDem Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, mempertanyakan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dijalankan selama masa libur sekolah. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dikaji secara realistis agar tujuan program benar-benar tercapai.
Irma menilai, rendahnya kemungkinan siswa datang ke sekolah hanya untuk mengambil jatah makanan berpotensi membuat pelaksanaan MBG kurang optimal, terutama bagi siswa yang tinggal jauh dari sekolah.
“Saya yakin jarang sekali anak yang mau ke sekolah cuma sekadar mengambil satu porsi makanan, apalagi kalau jarak rumahnya jauh,” ujar Irma kepada wartawan, Senin (22/12/2025).
Ia menegaskan, persoalan utama bukan pada keberlanjutan program, melainkan pada kesiapan teknis dan efektivitas distribusinya. Karena itu, Irma menyerahkan keputusan pelaksanaan MBG selama libur sekolah kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana teknis di lapangan.
“Kalau mereka (BGN) mampu dan yakin tidak akan ada masalah, silakan saja dilanjutkan,” jelasnya.
Menurut Irma, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar pelaksanaan MBG tidak sekadar berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi penerima. Ia mengingatkan agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan pemborosan anggaran maupun persoalan baru di masyarakat.
Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial, Komisi IX DPR RI, lanjut Irma, akan terus mengawasi pelaksanaan program-program strategis, termasuk MBG, agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat (red)

Berita terkait