Berita Senayan
Network

Donasi Al-Hidayah Tembus Rp157 Juta untuk Korban Bencana

Redaksi
Laporan Redaksi
Minggu, 14 Desember 2025, 13:41:47 WIB
Donasi Al-Hidayah Tembus Rp157 Juta untuk Korban Bencana
Doa dan Munajat Bersama DPP Pengajian Al-Hidayah yang digelar Sabtu (13/12)



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Pengajian Al-Hidayah berhasil menghimpun donasi sebesar Rp157.550.000 untuk membantu para korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penggalangan dana tersebut dilakukan melalui rangkaian kegiatan Doa dan Munajat bersama yang digelar secara hybrid dan diikuti oleh pengurus serta anggota Pengajian Al-Hidayah dari seluruh Indonesia, Sabtu (13/12).

Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPD Provinsi, hingga DPD Kabupaten/Kota Pengajian Al-Hidayah. Sejumlah organisasi perempuan turut ambil bagian, antara lain Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Himpunan Wanita Karya (HWK), Gerakan Perempuan Ormas MKGR (GP MKGR), Himpunan Wanita Satkar Ulama Indonesia (HIWASI), Korps Perempuan Majelis Dakwah Islamiyah (KP MDI), Wanita Swadiri, dan PPK Kosgoro 1957.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Departemen Dakwah DPP Pengajian Al-Hidayah, Siti Napsiah Arifuzzaman, mengatakan bahwa penggalangan donasi ini merupakan bentuk kepedulian kolektif terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah Sumatra. Selain bantuan materi, kegiatan ini juga bertujuan memberikan dukungan moril melalui doa bersama.

Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa solidaritas dan kepedulian sosial harus menjadi komitmen utama organisasi perempuan. Menurutnya, bantuan yang dihimpun merupakan amanat moral dan keagamaan untuk meringankan beban para penyintas bencana.

“Kami yakin bantuan ini, sekecil apa pun, akan memberi arti besar bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Dewan Penasehat DPP Pengajian Al-Hidayah, Sri Suparni Bahlil, yang mengapresiasi gerak cepat organisasi dalam merespons bencana. Ia menilai semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam proses pemulihan pascabencana.

Adapun penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama telah disalurkan ke Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya, DPP Pengajian Al-Hidayah menjadwalkan distribusi bantuan ke Provinsi Aceh pada 17 Desember, dan ke Provinsi Sumatera Barat pada tahap berikutnya bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.

Pengajian Al-Hidayah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta berharap seluruh daerah terdampak segera bangkit dan pulih kembali (red)