Kaesang Akan Evaluasi Pengurus PSI Setiap Tiga Bulan Sekali
Jumat, 26 September 2025, 23:34:19 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan akan melakukan evaluasi rutin terhadap jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI periode 2025–2030 setiap tiga bulan sekali. Ia bahkan tak segan mengganti pengurus jika kinerjanya dianggap tidak memuaskan.
“Ini yang dilantik jangan seneng-seneng, tiga bulan saya ganti kalau jelek. Kalau bagus ya dievaluasi lagi tiga bulan,” kata Kaesang saat melantik pengurus DPP PSI periode 2025–2030 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).
Kaesang menekankan pentingnya evaluasi berkala agar pengurus PSI tidak lengah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, langkah ini penting karena target besar PSI adalah lolos ke DPR RI pada Pemilu 2029.
“Karena mau gimana pun, kalau per tiga bulan saya gak mengevaluasi, takutnya nanti ada yang malah enak-enakan. Kenapa? Karena target kita di 2029 ini kan lolos ke Senayan,” tegasnya.
Putra bungsu Presiden ketujuh RI Joko Widodo itu juga menaruh keyakinan besar terhadap kehadiran Ahmad Ali, mantan Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang kini menjabat sebagai Ketua Harian PSI. Ia menilai pengalaman Ahmad Ali akan menjadi amunisi tambahan dalam memperkuat mesin partai.
Selain itu, Kaesang mengungkapkan akan menambah satu posisi Wakil Ketua Umum PSI, meski belum bersedia mengumumkan nama sosok yang dimaksud. Ia memastikan pengumuman resmi akan dilakukan dalam satu hingga dua pekan mendatang.
Dengan strategi evaluasi ketat setiap tiga bulan, masuknya Ahmad Ali ke struktur kepengurusan, serta rencana hadirnya figur baru di posisi wakil ketua umum, apakah langkah ini cukup untuk membawa PSI benar-benar lolos ke Senayan pada 2029? (red).
Berita terkait
AMPG DKI Umumkan 301 Pengurus Baru,...
Anas Urbaningrum: Kompetisi Politik Harus Ksatria...
Dukung Pemutusan Akses Grok, Ketua KPPG...
Prasetyo Hadi: Sikap Demokrat Soal Pilkada...
Hadapi Pemilu 2029, Kaesang Pangarep: PSI...
Sarmuji: Komunikasi Informal Antarpartai Bahas Koalisi...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
