Endipat Soroti Negara Kalah Viral Soal Bantuan Bencana
Senin, 08 Desember 2025, 16:48:52 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi I DPR RI Endipat Wijaya menyoroti lemahnya penyebaran informasi pemerintah dalam penanganan bencana di Sumatra yang dinilai membuat kehadiran negara kalah viral dibandingkan narasi relawan dan konten di media sosial.
Menurut Endipat, persoalan utama bukan pada kerja di lapangan, melainkan pada strategi komunikasi yang belum maksimal, khususnya oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
“Negara sebenarnya sudah hadir sejak awal. Tapi kita kalah dalam menginformasikan, sehingga publik seolah-olah melihat pemerintah tidak bekerja,” ujar Endipat dalam rapat bersama Komdigi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/12/2025).
Politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan, dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra, pemerintah telah membangun ratusan posko dan mengerahkan berbagai unsur, termasuk TNI dan lembaga terkait. Namun, kerja tersebut kerap tertutup oleh narasi pihak-pihak yang baru hadir sebentar tetapi lebih masif di media sosial.
Ia juga menyinggung fenomena penggalangan dana yang viral, seperti donasi Rp10 miliar yang ramai diperbincangkan publik, sementara bantuan negara yang mencapai nilai triliunan rupiah justru kurang mendapat perhatian.
“Bukan berarti bantuan masyarakat tidak baik, itu bagus. Tapi negara sudah menggelontorkan triliunan, jangan sampai muncul kesan negara tidak hadir,” tegasnya.
Endipat mencontohkan kehadiran TNI Angkatan Udara yang langsung turun sejak hari pertama bencana terjadi dengan mengerahkan sejumlah pesawat untuk membantu distribusi logistik dan evakuasi.
“Empat sampai lima pesawat langsung datang hari pertama, tapi masih dibilang tidak hadir. Ini murni karena kita kalah dalam komunikasi,” katanya.
Karena itu, Endipat mendorong Komdigi agar lebih peka terhadap isu-isu sensitif nasional dan aktif mengamplifikasi kerja pemerintah, sehingga informasi yang diterima publik berimbang dan sesuai dengan kondisi di lapangan (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
