Berita Senayan
Network

Ketua Komisi X DPR Dorong Penguatan Riset Nasional untuk Mitigasi Bencana

Muhammad Shofa
Laporan Muhammad Shofa
Selasa, 09 Desember 2025, 21:06:56 WIB
Ketua Komisi X DPR Dorong Penguatan Riset Nasional untuk Mitigasi Bencana
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Mendiktisaintek dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (08/12).



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendorong penguatan riset, pendidikan, dan inovasi sebagai garda terdepan dalam mitigasi bencana di Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi X DPR dengan MendiktiSaintek dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (08/12).

Hetifah mengapresiasi langkah cepat KemendiktiSaintek dan BRIN dalam melakukan pemetaan, asesmen, serta pembentukan task force pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Namun ia menegaskan perlunya langkah yang lebih strategis dan berjangka panjang, tidak hanya bersifat reaktif.

“Bencana yang terjadi kembali mengingatkan kita bahwa pendidikan, ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi harus menjadi garda terdepan untuk menyelamatkan bangsa,” ujar Hetifah.

Sebagai seorang planolog, Hetifah menyoroti bahwa sebagian bencana seperti banjir dan longsor merupakan man-made disaster, yakni akibat kelalaian manusia, termasuk eksploitasi berlebihan, deforestasi, alih fungsi lahan, dan pengabaian tata ruang.

“Kita harus berpindah dari reaction based menjadi prevention dan mitigasi jangka panjang. Tidak boleh menunggu bencana datang baru kita bergerak,” tegasnya.

Ia menilai kolaborasi antara KemendiktiSaintek dan BRIN yang hadir bersama dalam rapat tersebut merupakan momentum penting untuk membangun sistem kebencanaan yang lebih kuat. Hetifah menekankan perlunya pengembangan teknologi peringatan dini, rekayasa bangunan aman, serta penguatan literasi kebencanaan di sekolah dan kampus.

Selain itu, ia mendorong adanya pusat unggulan riset kebencanaan di berbagai perguruan tinggi, baik teknologi, industri, maupun vokasi, demi menghasilkan data dan penelitian yang dapat menjadi dasar mitigasi jangka panjang.

Hetifah memastikan Komisi X siap mendukung penguatan riset kebencanaan melalui legislasi dan anggaran. Ia menyebut kemungkinan adanya realokasi anggaran di tahun 2026 untuk memperkuat inisiatif tersebut.

“Dengan menyatukan kekuatan pendidikan, riset, dan inovasi, kita bukan hanya membangun yang hancur, tetapi membangun lebih kuat dari sebelumnya,” pungkasnya (red)