PKB Ingatkan Ancaman Learning Loss Usai Banjir Sumatra
Senin, 08 Desember 2025, 14:46:20 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, mengingatkan pemerintah soal ancaman serius learning loss akibat rusaknya ribuan fasilitas pendidikan di Sumatra pascabanjir besar. Ia menegaskan bahwa penundaan rehabilitasi sarana pendidikan dapat berdampak panjang terhadap kualitas pembelajaran siswa dan mahasiswa.
Menurut data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), 2.185 sekolah terdampak banjir, dengan 180.717 siswa serta 17.049 guru ikut merasakan dampaknya. Sementara data Kemendiktisaintek menunjukkan 60 perguruan tinggi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara turut mengalami kerusakan sarpras.
“Jangan sampai para siswa dan mahasiswa mengalami learning loss berkepanjangan hanya karena keterlambatan perbaikan fasilitas. Pemerintah harus bertindak cepat,” tegas Lalu Hadrian dalam Rapat Komisi X DPR, Senin (8/12/2025).
Ia menekankan bahwa proses belajar mengajar tidak boleh berhenti terlalu lama, sehingga pemulihan harus dikerjakan secara terukur, mulai dari rehabilitasi darurat hingga rencana jangka panjang.
Ketua DPW PKB NTB itu juga mendorong percepatan asesmen kerusakan oleh Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek serta penyiapan anggaran pemulihan khusus untuk memastikan fasilitas pendidikan dapat segera berfungsi kembali.
“Koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah sangat penting agar pemulihan dilakukan secara menyeluruh dan tidak parsial,” ujarnya.
Dalam jangka panjang, Lalu Hadrian berharap rehabilitasi tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga meningkatkan ketahanan sarana pendidikan terhadap bencana, termasuk melalui standar konstruksi yang lebih aman dan perencanaan mitigasi risiko di sekolah maupun kampus.
“Banjir ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan sektor pendidikan dalam menghadapi bencana,” tandasnya.
Seruan ini menambah tekanan bagi pemerintah untuk memastikan masa depan pendidikan di Sumatra tidak terhambat akibat dampak bencana berkepanjangan (red).
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
