Berita Senayan
Network

Puan Ingatkan Pejabat Utamakan Empati Saat Musibah Melanda

Redaksi
Laporan Redaksi
Kamis, 04 Desember 2025, 15:36:29 WIB
Puan Ingatkan Pejabat Utamakan Empati Saat Musibah Melanda
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menerima kunjungan Ketua CPPCC China, Wang Huning, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua DPR RI Puan Maharani kembali mengingatkan seluruh pejabat publik agar lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan di tengah meningkatnya bencana yang terjadi di berbagai daerah Indonesia. Hal itu ia sampaikan seusai menerima kunjungan Ketua CPPCC China, Wang Huning, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Puan menegaskan bahwa empati dan kepekaan adalah hal utama yang harus ditunjukkan pejabat negara ketika masyarakat sedang menghadapi musibah. Ia meminta agar tidak ada komentar yang justru menyakiti hati korban atau memperkeruh suasana.

“Pada saat ini lebih baik kita bisa berempati, lebih baik daripada kemudian memberikan komentar yang tidak seharusnya diberikan,” ujarnya.

Menurutnya, banyak wilayah Indonesia saat ini sedang dilanda bencana dengan korban yang tidak sedikit. Dalam situasi tersebut, Puan menilai sangat tidak bijak jika ada pejabat yang menyampaikan pernyataan tidak sensitif. “Sekecil apa pun kejadian bencana, selalu ada korban yang merasakan ketidaknyamanan,” tegasnya.

Puan menekankan bahwa tindakan yang paling tepat dilakukan pejabat negara adalah memastikan bantuan dan penanganan korban berjalan cepat. Ia menegaskan bahwa masyarakat lebih membutuhkan kehadiran pejabat di lapangan ketimbang komentar yang tidak perlu.

“Jadi sebaik-baiknya apa yang bisa dilakukan, ya berikan bantuan,” katanya.

Selain itu, Puan menyebut bahwa DPR mendukung penuh langkah pemerintah mempercepat penanganan darurat, termasuk melalui koordinasi lintas lembaga. Ia kembali mengingatkan pentingnya komunikasi pejabat dalam menjaga ketenangan publik.

Pernyataan Puan muncul di tengah kritik publik terhadap gaya komunikasi beberapa pejabat dalam merespons bencana. Tanpa menyebut nama, ia menegaskan bahwa empati harus menjadi prioritas utama bagi para pemegang jabatan.

“Kita sedang menghadapi situasi yang tidak mudah. Karena itu mari kita bersikap bijaksana dan fokus pada penanganan korban,” ujarnya.

Pertemuannya dengan Wang Huning berlangsung dalam rangka memperkuat kemitraan strategis parlemen Indonesia–Tiongkok, namun isu bencana nasional tetap menjadi sorotan utama Puan dalam kesempatan tersebut (red).