JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI H. Fauzi Amro menilai Suahasil Nazara memiliki kapasitas dan pengalaman yang kuat untuk memimpin Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Suahasil resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Fauzi menyebut pengalaman panjang Suahasil di bidang fiskal menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas sebagai bendahara negara.
“Beliau sangat prudent, paham soal fiskal dan orang lama di Kemenkeu,” kata Fauzi Amro dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Menurut Fauzi, tantangan Suahasil sebagai Menteri Keuangan bukan hanya menjaga stabilitas fiskal, tetapi juga memastikan setiap anggaran negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kualitas belanja pemerintah menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkuat dalam pengelolaan APBN.
Fauzi menilai anggaran negara tidak boleh hanya berorientasi pada tingkat penyerapan. Belanja pemerintah harus tepat sasaran dan mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
“Yang paling penting bagaimana belanja negara semakin berkualitas, efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman Suahasil dalam merumuskan kebijakan fiskal dapat diterjemahkan menjadi kebijakan anggaran yang lebih efektif.
Suahasil Bukan Orang Baru di Kemenkeu
Fauzi menilai pengalaman panjang Suahasil di lingkungan Kemenkeu menjadi keunggulan tersendiri. Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Suahasil telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019.
Ia juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. Suahasil mulai menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala BKF pada 2015 dan kemudian menjadi Kepala BKF definitif pada 2016.
Pengalaman tersebut membuat Suahasil dinilai memahami berbagai persoalan yang berkaitan dengan kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara.
Selain memiliki pengalaman panjang di pemerintahan, Suahasil juga memiliki latar belakang akademik di bidang ekonomi.
Suahasil merupakan Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di UI, kemudian meraih gelar Master of Science dari Cornell University dan Ph.D. dari University of Illinois at Urbana-Champaign.
Karier akademiknya di UI dimulai sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada 1999. Ia kemudian dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi pada 2009.
Fauzi berharap pengalaman sebagai akademisi sekaligus pejabat Kemenkeu dapat memperkuat kapasitas Suahasil dalam mengambil keputusan fiskal.
Fauzi Harap Transisi Keuangan Berjalan Baik
Pergantian Menteri Keuangan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97-P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Fauzi berharap proses transisi kepemimpinan di Kemenkeu berjalan lancar dan tidak mengganggu pengelolaan keuangan negara.
“Kita berharap di bawah kepemimpinan beliau terjadi perubahan yang lebih baik, terjadi transisi keuangan, dan terciptanya belanja yang berkualitas,” katanya.
Menurut Fauzi, Komisi XI DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara, termasuk memastikan APBN digunakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Komisi XI tentu menyambut baik dan berharap beliau bisa membawa Kementerian Keuangan semakin kuat, profesional, prudent, serta mampu menciptakan belanja negara yang berkualitas,” pungkasnya (red)

Berita terkait