JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menargetkan revisi Undang-Undang Pemilu mampu menghasilkan sistem pemilu yang lebih berkualitas, jujur, dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia.
Puan menegaskan, pembahasan RUU Pemilu saat ini masih dalam tahap komunikasi intensif dengan para ketua umum partai politik guna menyamakan pandangan terkait substansi perubahan aturan.
“Saat ini kami masih membicarakannya dengan ketua-ketua partai politik,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, proses komunikasi lintas partai menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan memiliki legitimasi kuat dan mampu menjawab kebutuhan demokrasi ke depan.
Ia juga menekankan bahwa hasil akhir dari pembahasan RUU Pemilu harus memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi elite politik, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Tentu saja membawa manfaat yang baik bagi bangsa dan negara,” tambahnya.
Lebih lanjut, Puan berharap revisi UU Pemilu dapat memperkuat kualitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia, sekaligus menjadi fondasi sistem demokrasi yang berkelanjutan dan berintegritas.
DPR pun berkomitmen untuk terus melibatkan berbagai pihak dalam proses pembahasan agar regulasi yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan responsif terhadap dinamika politik nasional (red)

Berita terkait