Berita Senayan
Network

Nurdin Halid Tekankan Digitalisasi Inklusif Harus Perkuat Ekonomi Nasional

Redaksi
Laporan Redaksi
Sabtu, 11 April 2026, 17:01:26 WIB
Nurdin Halid Tekankan Digitalisasi Inklusif Harus Perkuat Ekonomi Nasional
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid



BANDAR LAMPUNG, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menegaskan pentingnya transformasi digital yang inklusif sebagai kunci memperkuat ekonomi nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan Nurdin usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Bandar Lampung, Sabtu (11/4/2026), dalam rangka pengawasan terhadap kinerja PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebagai perusahaan BUMN strategis di sektor telekomunikasi.

“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Digitalisasi harus mampu memperkuat ekonomi nasional sekaligus menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Nurdin Halid.

Ia menilai, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tantangan besar dalam menghubungkan berbagai wilayah yang tersebar. Oleh karena itu, digitalisasi harus menjadi jembatan yang mampu mengurangi kesenjangan antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, Telkom Indonesia memiliki posisi penting dalam mendorong percepatan pembangunan ekosistem digital nasional. Dengan jaringan infrastruktur yang luas, perusahaan tersebut tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai instrumen negara dalam pemerataan pembangunan.

“Telkom harus memastikan bahwa transformasi digital berjalan secara inklusif. Jangan sampai hanya dinikmati oleh wilayah tertentu, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Namun demikian, Nurdin juga mengingatkan bahwa sektor telekomunikasi saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan signifikan. Mulai dari disrupsi teknologi yang mengubah model bisnis, kebutuhan investasi infrastruktur digital yang besar, hingga persaingan dengan pelaku global.

Ia menilai, kondisi tersebut menuntut Telkom untuk terus beradaptasi dan melakukan transformasi secara berkelanjutan agar tetap kompetitif. Tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

“Pertanyaannya bukan hanya soal transformasi, tetapi sejauh mana transformasi itu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah,” kata Nurdin.

Melalui kunjungan kerja ini, Komisi VI DPR RI berupaya mendapatkan gambaran menyeluruh terkait kinerja Telkom, arah transformasi bisnis yang sedang dijalankan, serta kontribusinya dalam memperkuat ekosistem digital nasional.

Selain itu, Komisi VI juga menggali berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, baik yang bersifat struktural maupun operasional, sebagai bahan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Nurdin menegaskan, sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta menjadi kunci dalam memastikan transformasi digital berjalan optimal dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Digitalisasi harus menjadi kekuatan utama bangsa dalam menghadapi persaingan global. Kuncinya adalah inklusivitas, pemerataan, dan keberlanjutan,” pungkasnya (red)