Berita Senayan
Network

Anggia Erma Rini: Pembebasan Lahan Hambat Proyek Tol Trans Sumatra

Redaksi
Laporan Redaksi
Jumat, 10 April 2026, 18:20:09 WIB
Anggia Erma Rini: Pembebasan Lahan Hambat Proyek Tol Trans Sumatra
Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Erma Rini,



JAMBI, BERITA SENAYAN – Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Erma Rini, menyoroti sejumlah hambatan dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), khususnya terkait pembebasan lahan dan harmonisasi regulasi antar pemangku kepentingan. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Jambi, Jumat (10/4/2026), dalam rangka mengawasi progres proyek strategis nasional tersebut.

Menurut Anggia, persoalan pembebasan lahan masih menjadi tantangan utama yang berpotensi memperlambat penyelesaian proyek tol di sejumlah ruas. Selain itu, koordinasi lintas sektor juga dinilai perlu diperkuat agar tidak terjadi hambatan administratif di lapangan.

“Kami melihat masih ada kendala dalam pembebasan lahan dan sinkronisasi regulasi. Ini harus segera diselesaikan agar pembangunan tidak terhambat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai target serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan distribusi logistik di Sumatera.

“Saat ini kami fokus mengidentifikasi kendala di lapangan dan mendorong solusi konkret agar proyek ini bisa dipercepat,” tambahnya.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, Anggia mengapresiasi progres pembangunan JTTS yang dinilai cukup signifikan. Hingga awal 2025, lebih dari 1.046 kilometer jalan tol telah beroperasi, mencakup berbagai ruas utama di Sumatera.

Sejumlah proyek lain juga terus berjalan, seperti ruas Palembang-Betung yang progresnya telah melampaui 70 persen, serta pembangunan ruas Betung-Tempino-Jambi yang ditargetkan dapat memangkas waktu tempuh secara signifikan.

Anggia berharap, dengan penyelesaian berbagai hambatan tersebut, pembangunan JTTS dapat segera rampung dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau kendala ini bisa diatasi, maka manfaat tol ini akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya (red)