Iman Sukri Usul Pelabuhan Alternatif Atasi Macet Horor Jawa-Bali
Kamis, 02 April 2026, 15:27:54 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota DPR RI, Iman Sukri, mendorong pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi kemacetan kronis di jalur penyeberangan Jawa–Bali, khususnya di kawasan Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk. Desakan tersebut disampaikan menyusul kembali terjadinya kemacetan parah atau “macet horor” di jalur menuju pelabuhan penyeberangan utama tersebut, yang dinilai mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
“Saya kira sudah waktunya pemerintah serius membangun alternatif pelabuhan lain dari dan atau menuju Bali. Tidak bisa terus bergantung pada Ketapang–Gilimanuk saja,” ujar Iman Sukri, Kamis (2/4/2026).
Ia menilai, peningkatan volume kendaraan yang terus terjadi tidak diimbangi dengan kapasitas infrastruktur yang memadai. Akibatnya, beban lalu lintas terpusat hanya pada satu jalur utama yang rawan mengalami kemacetan ekstrem.
Menurutnya, pemerintah perlu segera membuka akses baru sebagai solusi jangka panjang, salah satunya dengan mengembangkan jalur penyeberangan menuju Bali Utara. Ia juga mengusulkan optimalisasi Pelabuhan Jangkar sebagai alternatif simpul logistik.
“Pengembangan akses menuju Bali Utara bisa menjadi solusi untuk memecah konsentrasi arus kendaraan. Ini penting agar tidak terjadi penumpukan ekstrem di satu titik seperti yang kita lihat hari ini,” jelasnya.
Iman menegaskan, pengembangan pelabuhan alternatif tetap harus memperhatikan kearifan lokal masyarakat Bali, terutama terkait penolakan terhadap pembangunan jembatan penghubung Jawa–Bali.
“Menambah atau memperkuat pelabuhan lain menuju Bali tentu tidak mengurangi penghormatan kita terhadap adat dan budaya masyarakat Bali yang tidak menghendaki pembangunan jembatan. Justru ini menjadi solusi yang seimbang—akses tetap terbuka, tanpa mengorbankan nilai-nilai adat istiadat setempat,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah segera melakukan kajian komprehensif dan menindaklanjuti dengan kebijakan konkret agar konektivitas Jawa–Bali menjadi lebih andal, aman, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan (red)
Berita terkait
Puteri Komarudin Dorong OJK Percepat Proposal...
Rivqy Abdul Halim Desak Evaluasi Kebijakan...
Ravindra Airlangga: OECD Tingkatkan PDB Indonesia...
Rivqy Abdul Halim: Pemerintah Harus Tahan...
Ravindra Airlangga: Aksesi OECD Dorong Pertumbuhan...
Apresiasi Harga BBM Tetap, Beniyanto Tamoreka...
Berita Terbaru
Puteri Komarudin Dorong OJK Percepat Proposal...
Musda Golkar Jabar Sukses Tetapkan Daniel...
