Berita Senayan
Network

Agung Widyantoro Soroti Pentingnya Integrasi Teknologi Data Ekonomi Nasional

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 01 April 2026, 22:38:34 WIB
Agung Widyantoro Soroti Pentingnya Integrasi Teknologi Data Ekonomi Nasional
Anggota Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro



TARAKAN, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro, menyoroti pentingnya integrasi teknologi digital dalam sistem pendataan ekonomi nasional sebagai bagian dari persiapan Sensus Ekonomi 2026. Hal ini disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (1/4/2026).

Menurut Agung, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengumpulan data ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

“Dari keterangan Deputi BPS tadi disampaikan bahwa pendataan kita sudah jauh lebih maju. Pendekatan teknologi digital ini bahkan sudah bisa mendeteksi kegiatan usaha sampai dengan lokasinya,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, penggunaan teknologi seperti penginderaan jarak jauh, pemanfaatan data aktivitas digital, hingga aplikasi berbasis sistem informasi menjadi langkah penting dalam membangun sistem statistik yang modern dan adaptif.

Meski demikian, Agung menekankan bahwa pemanfaatan teknologi tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan sumber daya manusia yang mumpuni di lapangan.

“Mudah-mudahan pendekatan teknologi ini bisa dipadukan dengan petugas-petugas di lapangan. Tadi juga menarik bahwa petugas nanti akan dibekali kemampuan menguasai teknologi AI, sehingga input data yang dilakukan bisa dikolaborasikan dengan sistem yang sudah dibangun BPS,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai integrasi antara teknologi dan peran petugas lapangan akan menghasilkan data yang lebih presisi dan relevan untuk kebutuhan perencanaan pembangunan.

Selain itu, Agung juga menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki posisi strategis dalam menyediakan basis data tunggal (single data) yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Sensus Ekonomi 2026 ini memiliki tujuan utama agar bisa menjadi single data tentang potensi-potensi yang kita miliki untuk penyusunan rencana pembangunan, mulai dari pusat sampai dengan daerah,” tegasnya.

Ia memastikan Komisi X DPR RI akan terus mengawal proses penyusunan RUU Statistik agar mampu mengakomodasi perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan data nasional yang semakin kompleks.

Dengan penguatan teknologi dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan sistem statistik Indonesia dapat menjadi lebih akurat, terintegrasi, dan mampu mendukung kebijakan pembangunan yang berbasis data (red)