Berita Senayan
Network

Meitri Wardani Usul WFH Tekan Dampak Lonjakan Harga Minyak

Redaksi
Laporan Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026, 16:18:48 WIB
Meitri Wardani Usul WFH Tekan Dampak Lonjakan Harga Minyak
Anggota DPR RI , Meitri Citra Wardani



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani mendorong pemerintah mengambil langkah mitigasi berlapis guna merespons eskalasi konflik Timur Tengah yang berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia dan mengganggu stabilitas energi nasional.

Menurut Meitri, salah satu langkah strategis yang dapat ditempuh adalah penerapan kebijakan Work From Home (WFH) secara sektoral dan proporsional untuk menekan konsumsi energi dalam negeri.

“Jika harga minyak dunia melonjak hingga menembus US$ 200 per barel akibat eskalasi konflik, maka setiap kenaikan US$ 1 per barel akan menambah beban fiskal yang sangat besar. Kita berhadapan dengan potensi pembengkakan subsidi BBM antara Rp 884 triliun hingga Rp 1.300 triliun. Ini ancaman serius bagi ketahanan APBN kita,” ujar Meitri dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2025).

Ia menjelaskan, kebijakan WFH bukan untuk menghambat aktivitas ekonomi, melainkan sebagai strategi efisiensi energi, khususnya di sektor yang memungkinkan penerapan kerja jarak jauh.

“Penerapan WFH bisa difokuskan pada sektor yang adaptif seperti administrasi pemerintahan non-pelayanan publik, sektor jasa, perkantoran swasta, keuangan, hingga teknologi informasi,” jelasnya.

Sementara itu, sektor esensial seperti kesehatan, logistik, manufaktur, dan energi tetap harus berjalan normal agar tidak mengganggu roda perekonomian.

Meitri memperkirakan, dengan penerapan kebijakan tersebut, mobilitas harian jutaan pekerja dapat ditekan sehingga konsumsi bahan bakar minyak berpotensi turun signifikan.

“Penghematan ini dapat menjadi bantalan fiskal yang efektif agar keuangan negara tidak terbebani secara berlebihan,” ujarnya.

Selain langkah domestik, Meitri juga menekankan pentingnya diplomasi energi di tengah meningkatnya ketegangan global, khususnya terkait jalur distribusi minyak di kawasan strategis seperti Selat Hormuz.

Ia mendorong pemerintah untuk memperkuat komunikasi dengan Iran guna memastikan keamanan jalur pasokan energi Indonesia.

“Iran menghargai negara-negara yang konsisten dalam sikap politik internasional. Posisi Indonesia dalam mendukung Palestina bisa menjadi leverage untuk membangun mutual trust, sehingga kepentingan energi Indonesia tetap terlindungi,” ungkapnya.

Meitri menegaskan bahwa kombinasi antara efisiensi konsumsi energi di dalam negeri dan penguatan diplomasi luar negeri menjadi kunci menjaga ketahanan fiskal nasional di tengah ketidakpastian global.

“Kami mendukung pemerintah untuk memperkuat lobi strategis ke Iran sekaligus mengambil kebijakan penghematan seperti WFH sektoral guna merespons tekanan global yang berdampak langsung pada kondisi dalam negeri,” pungkasnya (red)