Berita Senayan
Network

Oleh Soleh Desak Evaluasi Misi UNIFIL Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Redaksi
Laporan Redaksi
Senin, 30 Maret 2026, 16:48:06 WIB
Oleh Soleh Desak Evaluasi Misi UNIFIL Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh, mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penugasan prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), menyusul gugurnya satu personel akibat serangan di Lebanon.

Oleh menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya prajurit TNI tersebut. Ia menegaskan bahwa pengabdian dalam misi perdamaian dunia merupakan tugas mulia yang harus dihormati semua pihak.

“Saya mengutuk keras serangan Israel yang telah menewaskan prajurit TNI. Ini adalah tragedi kemanusiaan dan pelanggaran terhadap semangat perdamaian dunia,” ujar Oleh dalam keterangannnya pada Berita Senayan, Senin (30/03).

Menurutnya, insiden tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kondisi keamanan di wilayah konflik semakin tidak kondusif. Oleh karena itu, ia menilai pemerintah perlu segera meninjau ulang kebijakan penempatan pasukan di kawasan tersebut.

“Dengan kondisi yang semakin memanas akibat konflik antara Israel dan Hizbullah, prajurit TNI berpotensi menjadi target serangan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.

Ia menambahkan, eskalasi konflik yang terus meningkat harus dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan strategis, terutama terkait keselamatan personel di lapangan.

Oleh juga mendorong pemerintah mempertimbangkan opsi penarikan sementara pasukan TNI dari wilayah konflik hingga situasi dinyatakan lebih aman.

“Keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama. Evaluasi penugasan hingga opsi penarikan sementara pasukan dalam misi UNIFIL perlu segera dipertimbangkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, UNIFIL melaporkan satu prajurit TNI gugur setelah terkena proyektil yang menghantam pos penjagaan di Lebanon selatan pada Minggu (29/3) malam waktu setempat. Selain itu, satu personel lainnya dilaporkan mengalami luka kritis akibat insiden tersebut (red)