Berita Senayan
Network

Dave Akbarshah Fikarno: Keluarga Prajurit Gugur di Lebanon Harus Dijamin Negara

Redaksi
Laporan Redaksi
Senin, 30 Maret 2026, 16:05:41 WIB
Dave Akbarshah Fikarno: Keluarga Prajurit Gugur di Lebanon Harus Dijamin Negara
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno, menekankan pentingnya tanggung jawab negara dalam menjamin kesejahteraan keluarga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di luar negeri.

Menurut Dave, pengorbanan prajurit tidak hanya berhenti pada medan tugas, tetapi juga berdampak pada keluarga yang ditinggalkan. Oleh karena itu, negara wajib hadir memberikan perlindungan dan jaminan yang layak secara berkelanjutan.

“Pengabdian prajurit tidak berhenti di medan tugas. Negara harus memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak,” ujar Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Dalam pandangannya, peristiwa tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan, tidak hanya bagi personel yang bertugas, tetapi juga bagi keluarga mereka.

Dave menilai, perhatian terhadap keluarga prajurit merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan institusional negara. Dukungan tersebut mencakup aspek kesejahteraan, jaminan sosial, hingga kepastian masa depan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam misi perdamaian dunia harus diimbangi dengan kebijakan yang komprehensif. Negara, kata dia, perlu memastikan kesiapan sistem perlindungan yang menyeluruh, mulai dari sebelum penugasan hingga pasca penugasan.

“Kita tentu berduka atas gugurnya prajurit TNI yang sedang menjalankan tugas negara. Ini adalah pengorbanan besar yang harus diikuti dengan tanggung jawab penuh dari negara,” tegasnya.

Komisi I DPR RI, lanjut Dave, akan terus mengawal kebijakan pemerintah terkait penugasan prajurit di luar negeri, termasuk memastikan adanya perlindungan maksimal bagi personel dan keluarganya.

Ia menegaskan bahwa komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia harus berjalan seiring dengan jaminan keselamatan dan kesejahteraan prajurit serta keluarga mereka.

“Kita mendukung peran aktif Indonesia di dunia internasional, tetapi negara juga harus hadir penuh bagi prajurit dan keluarganya,” pungkasnya (red)