Andina Narang: PBB Harus Selidiki Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI UNIFIL
Senin, 30 Maret 2026, 21:53:18 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Komisi I DPR RI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh atas serangan yang menewaskan prajurit TNI dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.
Anggota Komisi I DPR RI, Andina Theresia Narang, menilai insiden tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan, mengingat korban merupakan bagian dari pasukan perdamaian yang seharusnya dilindungi oleh hukum internasional.
“PBB harus memberikan teguran keras kepada pihak yang menyerang atau membahayakan pasukan perdamaian, dan memastikan ada penyelidikan yang menyeluruh, transparan, serta akuntabel,” ujar Andina, Senin (30/03).
Ia menegaskan bahwa serangan yang diduga dilakukan oleh Israel itu tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mencederai prinsip-prinsip dasar misi perdamaian dunia.
Menurut Andina, gugurnya prajurit TNI dalam tugas perdamaian menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, yang selama ini konsisten berkontribusi dalam menjaga stabilitas global.
“Ini adalah kehilangan yang sangat menyakitkan, karena prajurit kita gugur saat membawa mandat perdamaian, bukan dalam misi agresi,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dunia internasional harus memberikan respons tegas agar kejadian serupa tidak terus berulang. Tanpa langkah konkret, kata dia, keselamatan pasukan penjaga perdamaian di berbagai wilayah konflik akan semakin terancam.
Andina juga menyoroti pentingnya menjaga konflik di Timur Tengah agar tidak semakin meluas. Ia menilai jalur diplomasi dan penghormatan terhadap hukum internasional harus menjadi prioritas utama.
“Perang bukan solusi. Semua pihak harus kembali ke jalur diplomasi dan menghormati hukum internasional,” tandasnya.
Ia menambahkan, transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus ini menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan terhadap misi perdamaian internasional (red)
Berita terkait
Okta Kumala Dewi: Dunia Internasional Jangan...
Habib Syarief: RUU SDI Wajib Cegah...
Neng Eem Soroti KLB Campak, Imunisasi...
Oleh Soleh Desak Evaluasi Misi UNIFIL...
Abdullah: Penilaian Kasus Amsal Harus Pertimbangkan...
Chusnunia Sebut Dupe Culture Cerminkan Konsumen...
Berita Terbaru
Andina Narang: PBB Harus Selidiki Serangan...
Okta Kumala Dewi: Dunia Internasional Jangan...
