Berita Senayan
Network

Sekjen DPR RI: DPR Mulai Hemat Anggaran, Kurangi Perjalanan Dinas

Redaksi
Laporan Redaksi
Jumat, 27 Maret 2026, 10:58:18 WIB
Sekjen DPR RI: DPR Mulai Hemat Anggaran, Kurangi Perjalanan Dinas
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar,



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menyatakan bahwa DPR mulai melakukan langkah penghematan anggaran sebagai respons terhadap rencana efisiensi APBN 2026. Kebijakan ini mencakup berbagai aspek operasional, mulai dari perjalanan dinas hingga penggunaan energi di lingkungan parlemen.

Indra menjelaskan, pembahasan terkait efisiensi telah dilakukan secara internal, termasuk menyesuaikan pola kerja ke depan agar lebih hemat dan efektif.

“Minggu lalu sudah membahas dari banyak aspek berkaitan dengan penghematan dan juga pola kerja ke depan,” ujar Indra, Kamis (26/3/2026).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pembatasan perjalanan dinas bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan DPR. Ia menegaskan bahwa perjalanan dinas hanya akan dilakukan untuk kepentingan yang benar-benar mendesak. Selain itu, DPR juga mulai menekan penggunaan listrik dengan kebijakan pemadaman lampu di ruang rapat pada malam hari jika tidak ada agenda persidangan.

“Nanti setiap hari itu jika tidak ada acara persidangan maksimum jam 8 malam seluruh lampu akan dimatikan,” jelasnya.

Upaya efisiensi juga menyasar penggunaan kendaraan dinas guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Menurut Indra, skema pengurangan penggunaan BBM masih dalam tahap pembahasan dan akan segera difinalisasi.

“Ke depan ini sedang kita lakukan exercise untuk pengurangan BBM pada kegiatan-kegiatan,” tambahnya.

Langkah penghematan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya mendorong efisiensi anggaran di tengah ketidakpastian global. Bahkan, wacana pemotongan gaji pejabat negara, termasuk anggota DPR dan menteri, turut menjadi bagian dari kajian pemerintah.

DPR pun menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah penghematan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keuangan negara di tengah dinamika ekonomi global (red)