Berita Senayan
Network

Tegas! Neng Eem : Sertifikasi Dapur MBG Jangan Sekadar Formalitas!

Redaksi
Laporan Redaksi
Kamis, 26 Maret 2026, 15:49:10 WIB
Tegas! Neng Eem : Sertifikasi Dapur MBG Jangan Sekadar Formalitas!
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Neng Eem Marhamah Zulfa,



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, menyoroti pentingnya penguatan sistem pengawasan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul temuan ribuan pelanggaran standar layanan di berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menegaskan, sertifikasi dapur tidak boleh berhenti sebagai formalitas administratif semata, melainkan harus benar-benar menjamin keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis ini menyangkut masa depan generasi kita. Jangan sampai sertifikasi hanya menjadi formalitas. Yang paling penting adalah makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, dan layak dikonsumsi,” ujar Neng Eem dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Data menunjukkan sebanyak 1.251 SPPG telah dikenai sanksi akibat pelanggaran standar, mulai dari penangguhan operasional hingga peringatan bertahap. Kondisi ini dinilai menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk segera memperbaiki sistem pengawasan secara menyeluruh.

Menurut Neng Eem, langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang mewajibkan tiga sertifikasi utama—higiene dan sanitasi, halal, serta Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP)—merupakan langkah tepat. Namun, ia mengingatkan bahwa implementasi di lapangan harus dilakukan secara ketat dan konsisten.

“Jika ditemukan pelanggaran serius, tidak cukup hanya ditutup sementara. Harus ada tindakan tegas hingga pencabutan izin operasional. Ini penting untuk memberikan efek jera,” tegas politisi Fraksi PKB tersebut.

Ia juga mendorong pembentukan lembaga akreditasi dapur sebagai langkah preventif guna memastikan seluruh standar terpenuhi sebelum operasional berjalan. Dengan sistem yang lebih ketat, diharapkan tidak ada lagi kasus makanan basi atau keracunan yang merugikan masyarakat.

“Ke depan, sertifikasi harus menjadi garansi mutlak bahwa program MBG aman dan berkualitas tinggi,” pungkasnya (red)