Ratna Juwita: Produksi Minyak Mentah Dalam Negeri Harus Prioritas BBM
Kamis, 12 Maret 2026, 11:56:15 WIB
SURABAYA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari mendorong pemerintah memprioritaskan pemanfaatan produksi minyak mentah dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional.
Hal tersebut disampaikan Ratna setelah Komisi XII DPR RI menerima paparan dari Pertamina dalam Kunjungan Kerja Spesifik di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/3/2026).
Menurut Ratna, langkah tersebut penting dilakukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan cadangan BBM Indonesia yang saat ini dinilai masih relatif rendah.
“Kami berharap pemerintah segera menyiapkan regulasi agar produksi crude oil yang dihasilkan di Indonesia ini di-hold dulu dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar Ratna.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sangat memungkinkan diterapkan karena kilang minyak nasional dinilai sudah memiliki kemampuan untuk mengolah minyak mentah produksi domestik.
“Kami sudah mengonfirmasi dengan Pertamina bahwa kilang-kilang kita bisa memproses crude oil yang dihasilkan dari produksi dalam negeri tersebut,” jelas legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur IX itu.
Ratna juga menyinggung bahwa ketersediaan cadangan BBM nasional saat ini masih berkisar sekitar 21 hari, angka yang menurutnya masih jauh dari standar ketahanan energi di banyak negara yang mencapai sekitar 90 hari.
Karena itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut meminta pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor energi segera mengambil langkah strategis untuk meningkatkan cadangan energi nasional.
Ia berharap kebijakan penguatan cadangan energi dapat menjaga stabilitas pasokan BBM bagi masyarakat, terutama pada periode meningkatnya mobilitas seperti saat Ramadan dan Idulfitri (red)
Berita terkait
Karmila Sari: DPR Pastikan Pembahasan RUU...
Puan Maharani: DPR Pastikan Pembahasan RUU...
Puteri Komarudin: OJK Perlu Perkuat Pengawasan...
Karmila Sari: Golkar Komitmen Lindungi Hak...
Puan Maharani: DPR Setujui Keanggotaan Pansus...
Misbakhun Ungkap Alasan Komisi XI Pilih...
Berita Terbaru
Azhar Adam : KAHMI Memiliki Kewajiban...
Aji Dedi Mulawarman: “Keledai-Keledai Baratisme” di...
