Berita Senayan
Network

Beniyanto Tamoreka: Stabilitas Harga BBM Subsidi Penting Jaga Daya Beli Jelang Mudik & Lebaran

Redaksi
Laporan Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026, 09:07:55 WIB
Beniyanto Tamoreka: Stabilitas Harga BBM Subsidi Penting Jaga Daya Beli Jelang Mudik & Lebaran
Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka,



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjelang mudik dan Idulfitri.

Dukungan tersebut disampaikan menyusul kebijakan pemerintah melalui Bahlil Lahadalia selaku Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang memastikan harga BBM bersubsidi tetap stabil hingga periode Lebaran.

Menurut Beniyanto, kebijakan tersebut merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama dalam melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan energi menjelang hari besar keagamaan.

“Kami di Komisi XII DPR RI pada prinsipnya mendukung langkah pemerintah melalui Kementerian ESDM dalam menjaga stabilitas harga energi, khususnya BBM subsidi. Upaya ini penting untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat di tengah dinamika harga energi global,” ujar Beniyanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pasar energi global saat ini tengah menghadapi tekanan kenaikan harga minyak dunia. Dalam beberapa waktu terakhir, harga minyak bahkan telah menembus angka di atas 100 dolar Amerika Serikat per barel akibat meningkatnya ketegangan geopolitik yang memengaruhi stabilitas pasar energi internasional.

Di tengah kondisi tersebut, Beniyanto menilai pemerintah perlu terus mendorong berbagai upaya penguatan ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya energi domestik.

Salah satu langkah yang diapresiasi adalah penguatan program mandatori biodiesel yang ditargetkan meningkat hingga B50.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi sektor perkebunan nasional.

“Kami melihat upaya mendorong pemanfaatan energi domestik seperti program biodiesel B50 merupakan langkah positif dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” tambah legislator asal Sulawesi Tengah tersebut.

Ia juga menilai pengembangan energi berbasis sumber daya dalam negeri menjadi bagian penting dalam strategi jangka panjang pemerintah untuk menghadapi volatilitas pasar energi global.

Beniyanto berharap koordinasi antara pemerintah, BUMN energi, dan berbagai pemangku kepentingan di sektor energi dapat terus diperkuat guna memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga.

Dengan demikian, Indonesia dinilai dapat lebih siap menghadapi berbagai dinamika pasar energi global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi domestik (red)