Sari Yuliati Doakan Almarhumah Karmia Krissanty Tandjung Husnul Khatimah
Rabu, 11 Maret 2026, 16:07:59 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat sekaligus Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Sari Yuliati, menyampaikan doa dan belasungkawa atas wafatnya Karmia Krissanty Tandjung, putri dari politikus senior Akbar Tandjung.
Karmia Krissanty Tandjung dikabarkan meninggal dunia pada Rabu pagi (11/3/2026) pukul 08.58 WIB. Kabar duka tersebut menyisakan kesedihan bagi keluarga besar serta kerabat yang mengenal almarhumah.
Dalam keterangannya, Sari Yuliati menyampaikan doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Innalillahi wa inna illaihi roji’un. Turut berduka cita atas wafatnya Karmia Krissanty Tandjung, putri dari Bapak Akbar Tandjung. Semoga almarhumah diampuni segala dosa serta kekhilafannya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Sari Yuliati, Rabu (11/3/2026).
Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di kawasan Lebak Bulus sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Pihak keluarga juga memohon doa serta keikhlasan dari kerabat dan masyarakat untuk memaafkan segala kesalahan almarhumah selama hidupnya.
Karmia Krissanty Tandjung meninggalkan suami, Akbar Nasution, serta dua orang anak, yakni Inaya Abriana Nasution dan Raga Hakabara Nasution.
Selain itu, almarhumah juga meninggalkan kedua orang tuanya, Akbar Tandjung dan Krisnina Maharani, serta saudara-saudara kandungnya.
Kepergian Karmia Krissanty Tandjung menjadi duka mendalam bagi keluarga besar serta sahabat yang mengenalnya. Doa dan simpati dari berbagai pihak terus mengalir untuk almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan (red).
Berita terkait
Eric Hermawan: Revisi UU Hak Cipta...
Syaiful Huda Tekankan Keselamatan Jadi Prioritas...
Abdullah PKB: Jangan Tunda RUU PPRT,...
Puan Maharani Minta Pemerintah Kendalikan Harga...
Machfud Arifin: RUU PPRT Langkah Bersejarah...
Karmila Sari: DPR Pastikan Pembahasan RUU...
Berita Terbaru
Andrie Yunus Disiram Air Keras, KontraS...
Eric Hermawan: Revisi UU Hak Cipta...
