Berita Senayan
Network

Puan Maharani: DPR RI Berduka atas Gugurnya Ayatollah Ali Khamenei

Redaksi
Laporan Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026, 12:54:42 WIB
Puan Maharani: DPR RI Berduka atas Gugurnya Ayatollah Ali Khamenei
Ketua DPR RI, Puan Maharani



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Puan Maharani, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan gugur dalam serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran pada 28 Februari 2026.

Puan menyampaikan pernyataan tersebut dalam pidatonya pada agenda Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

“Atas nama pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya yang mulia Ayatullah Ali Khamenei, pimpinan tertinggi Republik Islam Iran, yang gugur dalam serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran pada tanggal 28 Februari 2026,” ujar Puan.

Ia menambahkan bahwa DPR RI juga menyampaikan simpati kepada rakyat Iran yang tengah menghadapi masa sulit akibat konflik tersebut. Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial akan terus mendukung langkah-langkah diplomasi guna mencegah konflik semakin meluas.

“DPR RI mendukung setiap upaya dan inisiatif diplomasi, baik yang dilakukan secara bilateral, regional maupun multilateral, untuk mendorong seluruh pihak dapat menahan diri dan menghindari eskalasi konflik yang lebih luas, mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta menyelesaikan sengketa secara damai,” katanya.

Selain itu, Puan juga menyoroti pentingnya peran Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menjaga stabilitas global. Ia menilai lembaga internasional tersebut harus mengambil langkah nyata untuk menegakkan hukum internasional serta melindungi masyarakat sipil dari dampak konflik bersenjata.

“DPR RI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil peran serta bertindak dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional, perlindungan terhadap masyarakat sipil, serta komitmen bersama menjaga perdamaian dan stabilitas global,” ujarnya.

Puan juga menekankan bahwa Indonesia perlu terus menjalankan politik luar negeri bebas aktif dalam merespons dinamika geopolitik dunia secara bijaksana dan konstruktif. Menurutnya, meningkatnya konflik geopolitik global menunjukkan pentingnya penguatan hukum internasional dan peran lembaga internasional dalam menjaga perdamaian serta stabilitas dunia (red)