Berita Senayan
Network

Rahmat Gobel Apresiasi Keterbukaan Bahlil Soal Stok BBM Nasional

Redaksi
Laporan Redaksi
Sabtu, 07 Maret 2026, 12:59:17 WIB
Rahmat Gobel Apresiasi Keterbukaan Bahlil Soal Stok BBM Nasional
Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Gobel



SURABAYA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Gobel mengapresiasi keterbukaan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia yang menyampaikan kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut hanya cukup untuk sekitar 21 hari.

Menurut Gobel, pernyataan tersebut merupakan bentuk transparansi pemerintah kepada masyarakat mengenai kondisi cadangan energi nasional yang perlu diketahui publik.

Hal itu disampaikan politisi dari Partai NasDem tersebut saat kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jumat (6/3/2026).

“Kita harus terbuka kepada masyarakat mengenai kondisi yang ada. Di saat yang sama, masyarakat juga perlu diajak untuk menyikapi situasi ini dengan bijak, misalnya dengan mulai berhemat dalam penggunaan energi,” ujar Gobel.

Ia menilai keterbukaan informasi seperti ini penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus menjadi momentum pembelajaran bagi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan energi nasional.

Menurut Gobel, situasi global yang sedang tidak menentu, terutama konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, turut menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Kondisi tersebut, lanjutnya, harus menjadi pengingat bagi pemerintah untuk segera memperkuat sistem ketahanan energi nasional melalui langkah-langkah strategis.

“Yang paling penting, menurut saya adalah pemerintah, termasuk Perusahaan Listrik Negara dan Pertamina, harus mengambil langkah strategis. Ini menjadi pengalaman penting bagi kita untuk melihat apa yang masih kurang dan apa pekerjaan rumah yang harus segera kita selesaikan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan investasi di sektor energi, terutama pembangunan kilang minyak serta pengembangan energi baru dan terbarukan, agar Indonesia memiliki cadangan energi yang lebih kuat di masa depan.

Selain itu, Gobel mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying yang dapat memperburuk kondisi distribusi di lapangan.

“Perlu edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau bahkan penimbunan BBM yang justru akan memperparah kondisi. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk memperkuat sistem energi nasional agar lebih tangguh menghadapi dinamika global,” pungkasnya (RED).