JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Mahdalena, menekankan pentingnya pemenuhan logistik selama Ramadan bagi warga terdampak banjir di Makassar, Sulawesi Selatan. Menurutnya, kebutuhan sahur dan buka puasa harus diprioritaskan agar warga tetap dapat beribadah dengan layak di tengah situasi darurat.
Mahdalena menilai kondisi pengungsian membutuhkan respons cepat dan sensitif terhadap kebutuhan harian warga, terutama saat Ramadan. Ketersediaan makanan, air bersih, dan perlengkapan dasar disebut krusial untuk menjaga kesehatan para pengungsi.
“Negara harus hadir memastikan logistik Ramadan terpenuhi. Sahur dan buka puasa bukan sekadar konsumsi, tapi bagian dari ketenangan batin warga di tengah bencana,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Ia juga meminta pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah memperkuat distribusi bantuan agar tepat sasaran, khususnya di wilayah terdampak parah seperti Kecamatan Biringkanaya dan Manggala. Penyaluran logistik dinilai perlu dipantau ketat untuk mencegah keterlambatan dan penumpukan di satu titik.
Selain kebutuhan pangan, Mahdalena menyoroti pentingnya prioritas layanan bagi kelompok rentan—ibu hamil, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas—termasuk ketersediaan makanan bergizi, susu anak, serta akses layanan kesehatan di lokasi pengungsian.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pemulihan pascabanjir harus disiapkan sejak dini. Koordinasi lintas instansi diperlukan agar pembersihan lingkungan, perbaikan rumah, dan pemulihan aktivitas ekonomi warga dapat berjalan cepat setelah air surut.
“Bantuan darurat harus berjalan seiring rencana pemulihan. Warga butuh kepastian agar bisa segera bangkit,” pungkas Mahdalena (red).

Berita terkait