Berita Senayan
Network

Megawati Hadiahkan Buku Bung Karno ke Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled

Redaksi
Laporan Redaksi
Kamis, 05 Februari 2026, 07:25:18 WIB
Megawati Hadiahkan Buku Bung Karno ke Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled
Buku Api Islam Bung Karno dalam Bahasa Arab



ABU DHABI, BERITA SENAYAN – Pemikiran Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno kembali mendapat perhatian di tingkat global. Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, secara khusus menunjukkan ketertarikannya terhadap buku Api Islam Bung Karno yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.

Ketertarikan itu muncul saat Sheikh Khaled bertemu Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Rabu (4/2/2026) waktu setempat. Dalam pertemuan tersebut, Megawati banyak bercerita mengenai pemikiran dan keteladanan Bung Karno yang hingga kini masih relevan dalam kepemimpinan modern.

Menurut Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, Sheikh Khaled secara langsung menanyakan apakah terdapat buku Bung Karno yang bisa dibaca untuk memahami lebih dalam pandangan hidup dan kepemimpinannya.

“Putra Mahkota menyampaikan kekagumannya terhadap Bung Karno dan bertanya apakah ada buku yang dapat ia baca untuk menyelami pemikiran beliau,” ujar Zuhairi, Kamis (5/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, putra Megawati, Prananda Prabowo, menyerahkan buku Api Islam Bung Karno versi terjemahan bahasa Arab. Buku tersebut memuat pemikiran Bung Karno tentang Islam sebagai agama yang dinamis, progresif, dan berorientasi pada kemajuan peradaban.

Prananda menjelaskan bahwa gagasan utama buku itu menekankan pentingnya menggali semangat Islam yang hidup dan membebaskan, bukan sekadar simbol atau formalitas keagamaan.

“Bung Karno mengajarkan bahwa Islam harus digali apinya, bukan abunya. Islam adalah kekuatan moral yang mendorong keadilan dan kemajuan,” kata Prananda.

Sheikh Khaled menyambut hangat pemberian buku tersebut dan mengapresiasi upaya memperkenalkan pemikiran Bung Karno ke dunia Arab. Ia bahkan meminta Prananda duduk berdampingan untuk menjelaskan langsung isi dan konteks buku tersebut.

“Terima kasih atas hadiah buku yang sangat berharga ini. Saya akan membacanya untuk memahami lebih jauh pemikiran Bung Karno,” ujar Sheikh Khaled.

Momen tersebut dinilai sebagai bentuk diplomasi budaya dan intelektual Indonesia, di mana warisan pemikiran Bung Karno kembali menjadi jembatan dialog lintas bangsa dan peradaban (red)


Berita terkait

Bahlil Lahadalia: Saya Nyaleg di Papua Demi Kursi Golkar
Bahlil Lahadalia: Saya Nyaleg di Papua...
14 Februari 2026, 09:10:13
Kukuhkan Akademi Partai Golkar, Bahlil : Bentuk Karakter & Ciri Khas Kader Golkar
Kukuhkan Akademi Partai Golkar, Bahlil :...
14 Februari 2026, 08:51:35
Sekjen Golkar Sarmuji : Bahlil Nyaleg di 2029, Pembahasan Cawapres Masih Dini
Sekjen Golkar Sarmuji : Bahlil Nyaleg...
12 Februari 2026, 20:12:36
PPP: Burung Ababil Jaga Ka’bah dan Tumbangkan Gajah di 2029
PPP: Burung Ababil Jaga Ka’bah dan...
8 Februari 2026, 09:22:57