Utut Adianto : Katanya, Orang Sebelah Saya, Sebentar Lagi di Eksekutif
Selasa, 27 Januari 2026, 08:31:00 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyinggung isu perombakan kabinet atau reshuffle pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat rapat kerja Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
Pernyataan Utut disampaikan dalam forum yang dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, serta para kepala staf angkatan. Kehadiran para pejabat tinggi negara tersebut, menurut Utut, menjadi daya tarik tersendiri dalam dinamika rapat.
“Mohon izin, di depan ada Pak Menhan, Panglima yang hadir. Itu menjadi daya tarik luar biasa. Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif, you cannot beat the band with uniform,” ujar Utut.
Meski tidak menyebut nama, pernyataan tersebut mengarah pada salah satu pimpinan Komisi I DPR RI yang duduk di sebelah kanan Utut dalam rapat. Sosok tersebut adalah politikus Partai Gerindra, Budi Djiwandono.
Budi Djiwandono dikenal sebagai keponakan Presiden Prabowo Subianto. Ia merupakan anak dari Sudrajad Djiwandono, mantan Gubernur Bank Indonesia, dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo, kakak kandung Prabowo.
Pernyataan Utut tersebut dinilai sejalan dengan isu reshuffle kabinet yang belakangan mencuat ke ruang publik. Namun, pihak Istana telah membantah adanya rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum memiliki agenda untuk merotasi jajaran menteri di Kabinet Merah Putih.
“Reshuffle kabinet? Belum, belum, belum ada,” ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (19/1).
Meski demikian, pernyataan Utut dalam rapat Komisi I tersebut menambah sorotan terhadap dinamika politik di parlemen dan spekulasi publik mengenai kemungkinan perubahan komposisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran (red)
Berita terkait
Misbakhun: BI Harus Agresif Jaga Rupiah...
Amelia Anggraini: AI Nasional Harus Lindungi...
Hasbiallah Ilyas: Kejahatan Lingkungan Picu Bencana,...
Habib Syarief: Kemendikdasmen Harus Usut Tuntas...
Kaisar Abu Hanifah: Bonus Demografi Terancam...
Usman Husin: Bantuan Kapal Nelayan Harus...
Berita Terbaru
Tentang Email antara Jeffrey Epstein dan...
Misbakhun: BI Harus Agresif Jaga Rupiah...
