Berita Senayan
Network

Ruslan M Daud: Jembatan Rusak Hambat Ekonomi Aceh

Redaksi
Laporan Redaksi
Kamis, 22 Januari 2026, 16:07:05 WIB
Ruslan M Daud: Jembatan Rusak Hambat Ekonomi Aceh
Ruslan Daud (tengah)



BANDA ACEH, BERITA ACEH– Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M. Daud menegaskan bahwa kerusakan jembatan akibat banjir dan longsor di Aceh berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Menurutnya, infrastruktur jembatan yang rusak tidak hanya memutus akses wilayah, tetapi juga menghambat distribusi logistik dan aktivitas ekonomi warga.

Legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan Aceh itu menyebut, banjir yang melanda sejumlah daerah sejak November 2025 telah menyebabkan banyak jembatan tidak dapat difungsikan secara normal. Kondisi tersebut memicu efek berantai, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok hingga terhambatnya pemasaran hasil pertanian dan perikanan.

“Ketika jembatan rusak, distribusi terganggu. Harga kebutuhan pokok bisa naik, hasil pertanian dan perikanan sulit keluar, bahkan akses masyarakat ke sekolah dan layanan kesehatan ikut terdampak,” ujar Ruslan, Kamis (22/1/2026).

Ruslan menilai, jembatan merupakan infrastruktur vital yang menjadi urat nadi konektivitas antardaerah di Aceh. Karena itu, ia menekankan pentingnya penanganan cepat dan menyeluruh, tidak hanya bersifat darurat tetapi juga berkelanjutan.

Ia mengapresiasi langkah Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) yang merencanakan pembangunan 20 jembatan permanen serta penanganan 68 titik longsoran di jalur lintas timur, tengah, barat, selatan, dan ruas penghubung antarwilayah. Program tersebut dinilai mampu memulihkan konektivitas sekaligus mendorong kembali pergerakan ekonomi daerah.

“Kebijakan ini menunjukkan negara hadir. Bukan sekadar memperbaiki sementara, tapi menyiapkan solusi permanen yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Ruslan menambahkan, pembangunan jembatan permanen akan menggantikan jembatan sementara atau jembatan Bailey yang saat ini digunakan. Bahkan, pada beberapa ruas strategis direncanakan pembangunan jembatan kembar guna meningkatkan kapasitas lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

“Jembatan-jembatan di jalur nasional strategis seperti Kutablang dan Teupin Mane sangat menentukan kelancaran logistik dan mobilitas warga. Jika infrastrukturnya kuat, ekonomi Aceh akan ikut bergerak,” pungkasnya (red)