Berita Senayan
Network

Prasetyo Hadi: Teknologi E-Voting Bisa Pangkas Waktu Rekapitulasi

Redaksi
Laporan Redaksi
Senin, 19 Januari 2026, 17:07:53 WIB
Prasetyo Hadi: Teknologi E-Voting Bisa Pangkas Waktu Rekapitulasi
Mensesneg, Prasetyo Hadi



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai pemanfaatan teknologi dalam sistem kepemiluan, termasuk e-voting dan rekapitulasi elektronik, berpotensi memangkas waktu penghitungan suara serta meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pemilu dan pilkada.

Menurut Prasetyo, wacana penerapan sistem elektronik bukan hal baru dan selalu muncul dalam setiap pembahasan reformasi sistem pemilu. Namun, fokusnya tidak hanya pada cara masyarakat memberikan suara, melainkan juga pada proses setelah pemungutan suara dilakukan.

“E-voting itu bukan hanya soal masyarakat memilih secara elektronik, tetapi juga bagaimana proses pasca pemilihan, termasuk rekapitulasi suara, bisa memanfaatkan teknologi,” kata Prasetyo di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, salah satu tahapan yang selama ini memakan waktu panjang adalah rekapitulasi hasil suara yang dilakukan secara berjenjang. Dengan penerapan digitalisasi dan elektronisasi, proses tersebut dinilai bisa dipersingkat tanpa mengurangi prinsip akuntabilitas.

“Dari sisi e-rekap, ini juga selalu menjadi pembahasan. Bagaimana teknologi digunakan untuk memangkas waktu rekap secara berjenjang,” ujarnya.

Prasetyo menegaskan pemerintah akan melakukan kajian dan evaluasi secara mendalam terkait penerapan teknologi pemilu, agar pelaksanaan pilkada dan pemilu ke depan bisa berlangsung lebih efektif, efisien, dan berkualitas.

“Kita ingin mendesain sistem pemilihan yang jauh lebih baik ke depannya,” katanya.

Di sisi lain, wacana penerapan teknologi pemilu juga mendapat perhatian partai politik. PDI Perjuangan sebelumnya menegaskan tetap mendukung pilkada langsung oleh rakyat, namun mendorong pemanfaatan teknologi sebagai solusi untuk menekan biaya politik tanpa mengurangi kualitas demokrasi.

PDIP menilai transformasi sistem pemungutan suara, termasuk e-voting dan penguatan integritas penyelenggara, dapat menjadi bagian dari reformasi pemilu yang menjawab tantangan efisiensi dan transparansi ke depan (red)


Berita terkait

Bahlil Lahadalia: Saya Nyaleg di Papua Demi Kursi Golkar
Bahlil Lahadalia: Saya Nyaleg di Papua...
14 Februari 2026, 09:10:13
Kukuhkan Akademi Partai Golkar, Bahlil : Bentuk Karakter & Ciri Khas Kader Golkar
Kukuhkan Akademi Partai Golkar, Bahlil :...
14 Februari 2026, 08:51:35
Sekjen Golkar Sarmuji : Bahlil Nyaleg di 2029, Pembahasan Cawapres Masih Dini
Sekjen Golkar Sarmuji : Bahlil Nyaleg...
12 Februari 2026, 20:12:36
PPP: Burung Ababil Jaga Ka’bah dan Tumbangkan Gajah di 2029
PPP: Burung Ababil Jaga Ka’bah dan...
8 Februari 2026, 09:22:57