Riyono Caping Salurkan Bantuan Ayam Petelur Untuk Peternak Magetan
Sabtu, 20 Desember 2025, 14:52:03 WIB
MAGETAN, BERITA SENAYAN – Upaya pemberdayaan ekonomi rakyat kecil kembali diwujudkan melalui program bantuan ayam petelur yang digulirkan Kementerian Pertanian atas hasil advokasi Komisi IV DPR RI. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis peternakan rakyat, khususnya di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Dapil Jawa Timur VII, Riyono Caping, menegaskan bahwa penguatan ekonomi rakyat kecil harus dimulai dari sektor produktif yang langsung menyentuh kebutuhan dan potensi masyarakat. Menurutnya, struktur ekonomi nasional masih sangat bergantung pada konsumsi rumah tangga yang sebagian besar digerakkan oleh pelaku usaha kecil.
“Lebih dari 80 persen pergerakan ekonomi nasional ditopang oleh rakyat kecil yang menjalankan usaha skala mikro dan kecil. Karena itu, mereka harus diperkuat agar ekonomi nasional ikut tumbuh,” kata Riyono.
Ia menjelaskan, bantuan ayam petelur ini dirancang sebagai stimulan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi berkepanjangan. Kondisi daya beli yang belum sepenuhnya pulih membuat banyak pelaku UMKM dan peternak kecil kesulitan meningkatkan penghasilan.
Mayoritas warga Magetan, lanjut Riyono, bekerja sebagai petani dan peternak dengan kepemilikan lahan yang terbatas, rata-rata di bawah satu hektare. Skala usaha yang kecil menyebabkan produktivitas dan pendapatan belum mampu menopang kesejahteraan keluarga.
“Skala peternakan masyarakat belum ekonomis. Karena itu, negara perlu hadir memberikan dorongan agar usaha rakyat bisa naik kelas,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan berupa kandang ayam petelur komunal berkapasitas 600 ekor. Selain itu, setiap anggota kelompok ternak memperoleh 40 ekor ayam petelur, lengkap dengan pakan dan vitamin untuk kebutuhan tiga bulan awal. Program ini menjangkau 15 kelompok ternak di 15 kecamatan dengan total nilai bantuan mencapai Rp3 miliar.
Riyono menambahkan, dengan kapasitas 600 ekor ayam petelur, kelompok ternak berpotensi meraih pendapatan kotor sekitar Rp4 juta per bulan. Penghasilan tersebut diharapkan mampu membantu ekonomi anggota kelompok sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat secara bertahap.
Ia menegaskan, bantuan ini tidak hanya bersifat karitatif, tetapi disertai pendampingan dan penguatan kapasitas agar peternak mampu mengelola usaha secara berkelanjutan. “Tujuannya agar rakyat kecil mandiri secara ekonomi dan tidak terus bergantung pada bantuan,” pungkas Riyono (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
