Berita Senayan
Network

Di Rapimnas Golkar, Bahlil Tekankan Kedaulatan DPD

Muhammad Shofa
Laporan Muhammad Shofa
Sabtu, 20 Desember 2025, 15:07:19 WIB
Di Rapimnas Golkar, Bahlil Tekankan Kedaulatan DPD
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam acara Rapimnas I Partai Golkar yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, pada Sabtu (20/12).



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan pentingnya memberikan kedaulatan berpikir dan ruang demokrasi yang luas kepada daerah dalam pengambilan keputusan partai. Hal tersebut disampaikan Bahlil saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (20/12).

Dalam arahannya kepada para ketua DPD Partai Golkar se-Indonesia, Bahlil meminta agar forum Rapimnas tidak lagi diwarnai penyampaian aspirasi berdasarkan perwakilan wilayah, melainkan langsung disampaikan oleh masing-masing DPD. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakter, tantangan, dan kebutuhan yang berbeda.

“Rapimnas ini saya minta pemikiran-pemikiran disampaikan per DPD, bukan lagi per wilayah. Cara berpikir Jakarta tidak selalu sama dengan daerah,” ujar Bahlil.

Ia mencontohkan perbedaan kondisi antarwilayah, seperti Papua Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang tidak bisa diseragamkan dalam satu perspektif kebijakan. Karena itu, Bahlil menilai penting bagi pimpinan pusat untuk mendengar langsung suara daerah agar kebijakan partai lebih tepat sasaran.

Bahlil juga menegaskan komitmennya terhadap prinsip demokrasi internal partai. Ia meminta Sekretaris Jenderal Partai Golkar untuk membuka seluas-luasnya ruang dialog dan tidak melakukan penyempitan saluran demokrasi.

“Keran demokrasi itu harus dibuka. Jangan ada pembatasan ruang bagi daerah untuk bicara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bahlil mengingatkan bahwa Partai Golkar tidak boleh dikelola untuk kepentingan satu kelompok tertentu. Menurutnya, Golkar harus dijalankan sebagai instrumen perjuangan politik yang mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

“Partai ini dikelola bukan untuk kelompok tertentu, tetapi untuk kepentingan negara,” pungkas Bahlil.

Rapimnas Partai Golkar menjadi momentum penguatan demokrasi internal dan konsolidasi nasional, dengan menempatkan daerah sebagai pilar utama dalam perumusan arah dan kebijakan partai ke depan (red)