Bahlil Tegaskan Golkar Bukan Milik Kelompok Tertentu
Sabtu, 20 Desember 2025, 15:00:14 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Partai Golkar bukan milik satu kelompok, keluarga, atau golongan tertentu. Penegasan tersebut disampaikan Bahlil dalam pidato pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (20/12).
Bahlil mengingatkan seluruh kader agar tidak ada pihak yang merasa paling berhak atau mengklaim kepemilikan atas Partai Golkar. Menurutnya, sikap semacam itu bertentangan dengan sejarah dan semangat awal pendirian Golkar.
“Golkar tidak boleh dimiliki oleh satu kelompok tertentu, apalagi oleh keluarga tertentu. Yang berhak merasa memiliki Golkar adalah seluruh rakyat Indonesia yang menjadi bagian dari keluarga besar Golkar,” ujar Bahlil.
Ia menekankan, untuk membesarkan partai dan mengembalikan Golkar pada cita-cita perjuangannya, sikap inklusif harus menjadi prinsip utama. Golkar, kata Bahlil, tidak boleh bersifat eksklusif karena sejak awal kelahirannya partai ini dibangun dari keberagaman latar belakang.
“Kalau kita mau membesarkan partai ini, kita harus inklusif dan fair. Sejarah Golkar menunjukkan bahwa partai ini tidak pernah didirikan untuk kelompok tertentu saja,” tegasnya.
Bahlil juga menyoroti kekuatan Golkar yang terletak pada keberagaman sumber daya manusia di dalamnya. Menurutnya, Golkar dihuni oleh berbagai kalangan, mulai dari mereka yang kuat dalam pemikiran dan administrasi hingga kader-kader yang memiliki pengalaman langsung di lapangan.
“Di Golkar ada orang yang pintar membaca dan menulis, ada yang kuat di lapangan. Semua punya peran dan kontribusi yang sama,” pungkas Bahlil.
Rapimnas Partai Golkar menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menegaskan kembali jati diri Golkar sebagai partai terbuka, inklusif, dan milik seluruh rakyat Indonesia (red)
Berita terkait
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
AHY Colek Sugiono : Demokrat Turun...
AHY Targetkan Partai Demokrat Kembali Kokoh...
AS-Israil VS Iran, FOSTA Respon Dampaknya...
Hasto: Politik Bebas Aktif Dasari Sikap...
Luluk Nur Hamidah: PBB Harus Sanksi...
Berita Terbaru
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
Paradoks Khamenei: Imam Tertinggi Revolusi Penggemar...
