Jalani Reses, Kaisar Salurkan Mesin Giling Padi untuk Petani
CILACAP, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi XI DPR, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, menegaskan bahwa pemberian mesin penggiling padi kepada masyarakat merupakan langkah konkret untuk memperkuat sektor pertanian rakyat dan menjawab kebutuhan langsung petani di daerah.
Menurut Kaisar, bantuan alat penggiling padi diberikan sebagai respons atas aspirasi kelompok tani yang selama ini belum memiliki akses terhadap mesin penggilingan sendiri, sehingga masih bergantung pada pihak luar dalam proses pascapanen.
“Giat reses kali ini, saya beserta tim melakukan pembagian mesin penggilingan. Ini adalah wujud nyata komitmen kita agar kedaulatan pangan bangsa menjadi kokoh,” ujar Kaisar.
Ia menilai, ketersediaan mesin penggiling padi akan membantu petani meningkatkan efisiensi produksi, menekan biaya pascapanen, serta memperkuat posisi ekonomi petani di tingkat lokal.
Kaisar menegaskan bahwa dukungan sarana produksi seperti mesin penggiling padi merupakan bagian penting dari penguatan sektor pertanian rakyat. Menurutnya, alat tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas harga pangan.
“Penguatan sektor pertanian rakyat, termasuk dukungan sarana produksi seperti mesin penggiling padi, merupakan bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, intervensi langsung yang menyentuh kebutuhan petani di lapangan menjadi kunci agar peningkatan produksi pangan dapat berjalan seiring dengan perbaikan kesejahteraan petani secara berkelanjutan (red)
Berita terkait
Gelar Mudik Gratis, Fauzi Amro: 1.000...
Resmikan Revitalisasi SDN 3 Padasuka, Adde...
Adde Rosi: 1.000 HPK Kunci Tekan...
Misbakhun Tegaskan MBG Tak Gerus Anggaran...
Himmatul Aliyah: Sekolah Inklusif Wajib Siapkan...
Kunker ke Sidoarjo, Komisi X DPR...
Berita Terbaru
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
Paradoks Khamenei: Imam Tertinggi Revolusi Penggemar...
