Berita Senayan
Network

Airlangga Pribadi : PDIP Lawan Pragmatisme Lewat Konsolidasi Ideologi

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 17 Desember 2025, 14:57:28 WIB
Airlangga Pribadi : PDIP Lawan Pragmatisme Lewat Konsolidasi Ideologi
Pengamat Politik UNAIR, Airlangga Pribadi



SURABAYA, BERITA SENAYAN – Pengamat Politik Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, menilai pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan secara serentak sebagai langkah strategis untuk melawan menguatnya pragmatisme politik dan praktik politik jangka pendek.

Menurut Airlangga, konsolidasi serentak tersebut menunjukkan upaya PDI Perjuangan membangun kembali politik ideologis yang memiliki keberpihakan jelas, sekaligus menjadi antitesis terhadap politik uang dan politik tanpa arah nilai.

“Konsolidasi ini menandai upaya PDI Perjuangan meneguhkan kembali politik ideologis yang adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus membangun jarak dengan politik pragmatis,” ujar Airlangga di Surabaya, Rabu (17/12).

Ia menilai pembumian ajaran Bung Karno sebagai fondasi ideologi partai menjadi kunci penting dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi yang memengaruhi preferensi pemilih, terutama generasi muda dan generasi Z. Tantangan utama, menurutnya, adalah menerjemahkan nilai ideologis tersebut ke dalam medium komunikasi dan program konkret yang relevan dengan kebutuhan pemilih baru.

Airlangga juga menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan yang sejalan dengan regenerasi kader. Menurutnya, stabilitas kepemimpinan diperlukan untuk menjaga konsistensi ideologis, sementara regenerasi memberi ruang pembaruan dan perluasan basis dukungan politik.

“Kepemimpinan yang berintegritas, teruji secara ideologis, dan dekat dengan persoalan rakyat menjadi penentu arah partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Airlangga menilai perubahan perilaku pemilih yang semakin rasional menuntut partai politik untuk konsisten antara nilai, program, dan kinerja nyata. Ia menegaskan bahwa keberhasilan konsolidasi ideologi akan sangat bergantung pada kemampuan partai menghadirkan manfaat konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, dengan konsolidasi yang disiplin dan kemampuan adaptasi yang baik, PDI Perjuangan memiliki peluang besar untuk tetap relevan dan kompetitif sebagai partai ideologis di tengah perubahan lanskap politik nasional (red)