Ranny Fahd Apresiasi Penghapusan Rujukan BPJS
Sabtu, 13 Desember 2025, 18:52:41 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ranny Fahd Arafiq, mengapresiasi rencana penghapusan sistem rujukan BPJS Kesehatan yang dinilai akan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan medis. Kebijakan tersebut disebut sejalan dengan upaya menghadirkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan sederhana.
Ranny menilai, selama ini mekanisme rujukan kerap menjadi keluhan peserta BPJS Kesehatan karena dianggap memperpanjang proses administrasi. Dengan penghapusan sistem tersebut, pasien diharapkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih responsif tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
“Kebijakan ini merupakan langkah maju dalam transformasi layanan kesehatan. Kami di Komisi IX mendukung setiap upaya yang memudahkan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Ranny dalam keterangannya, Sabtu (13/12/2025).
Menurutnya, penyederhanaan alur layanan tidak hanya berdampak pada kenyamanan pasien, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam pemerataan akses kesehatan nasional. Masyarakat, kata Ranny, berhak mendapatkan layanan yang cepat dengan standar kualitas yang tetap terjaga.
Meski demikian, ia menekankan bahwa implementasi kebijakan tersebut harus dibarengi dengan kesiapan fasilitas kesehatan. Peningkatan kapasitas sarana, prasarana, serta tenaga medis menjadi kunci agar lonjakan pasien dapat ditangani secara optimal.
Ranny juga mendorong sinergi antara Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan tenaga kesehatan di lapangan. Kolaborasi yang solid dinilai sangat menentukan keberhasilan penghapusan sistem rujukan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebagai legislator di Komisi IX DPR RI, Ranny menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan kesehatan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, serta mendorong sistem layanan kesehatan yang lebih inklusif dan humanis (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
