Riyono: Kerusakan Bencana Ini Sangat Luar Biasa Besar
Rabu, 10 Desember 2025, 08:40:15 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menyoroti besarnya skala kerusakan akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan Sumatra. Ia menyebut bencana yang menewaskan lebih dari 800 orang itu sebagai tragedi nasional yang membutuhkan penanganan cepat dan pertanggungjawaban tegas dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
“Raker memberikan gambaran, paparan Menhut belum sepenuhnya memuaskan wakil rakyat. Angka dan data lapangan perlu divalidasi, faktanya kerusakan bencana ini sangat besar,” ujar Riyono, Selasa (9/12/2025).
Riyono menegaskan bahwa Rapat Kerja Komisi IV dengan Kemenhut sebelumnya telah menemukan indikasi pelanggaran oleh perusahaan maupun individu yang diduga menjadi penyebab utama bencana. Ia menekankan bahwa kementerian harus segera mengambil tindakan hukum terhadap para pemegang izin usaha yang melakukan penebangan maupun aktivitas tambang ilegal.
Dalam Raker, Kemenhut diminta menindak perusahaan pemegang perizinan atau Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Artinya ‘segera’ itu ya secepatnya, mungkin maksimal satu bulan. Itu pendapat saya,” lanjutnya.
Politisi Fraksi PKS itu juga menyoroti video viral yang memperlihatkan tumpukan log kayu terseret arus banjir. Kayu-kayu tersebut diduga kuat berasal dari praktik illegal logging.
“Sampai sekarang Kemenhut belum bisa jelaskan siapa pemilik kayu-kayu yang terbawa banjir ini. Apakah dari aktivitas ilegal atau legal? Mungkin jumlahnya ratusan kubik? Semua belum jelas sampai saat ini,” tambahnya.
Riyono turut mempertanyakan pernyataan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menyebut ada 12 objek hukum yang sedang diproses terkait dugaan pelanggaran tersebut, namun belum pernah dipublikasikan siapa saja pihak yang dimaksud.
Ia mendesak agar Menhut segera menuntaskan proses investigasi dan mengambil tindakan tegas sebelum masa sidang DPR tahun 2026 dimulai.
“Jangan sampai dalam Raker 2026 belum ketemu siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan sehingga bencana besar ini,” tegas pria yang kerap disapa Riyono Caping itu (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
