Puan Maharani: Perempuan Adalah Benteng Awal Antikorupsi
Selasa, 09 Desember 2025, 07:21:01 WIB
YOGYAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengajak seluruh perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam membangun budaya antikorupsi. Ia menegaskan bahwa perempuan harus berani melawan praktik yang bertentangan dengan kejujuran dan integritas, terutama dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh setiap 9 Desember.
“Setiap bulan Desember, kita memperingati hari antikorupsi sedunia. Ini menjadi pengingat bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa yang menjadi musuh kita bersama, karenanya menghadirkan ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” kata Puan dalam Seminar Antikorupsi yang diselenggarakan KPK di Aula Pracimasana, Gedung Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/12/2025).
Seminar yang mengusung tema “Integritas Perempuan Sebagai Penyelenggara Negara dalam Melawan Korupsi” itu ditujukan bagi penyelenggara negara perempuan, mulai dari anggota DPR RI hingga para kepala daerah. Sejumlah tokoh perempuan dari berbagai daerah turut berpartisipasi dalam acara tersebut, yang menjadi rangkaian peringatan Hakordia 2025.
Puan, yang memberikan pesan melalui video, menegaskan bahwa pejabat publik perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga integritas penyelenggaraan negara. Ia menyoroti pentingnya penggunaan anggaran negara secara tepat dan transparan.
“Uang negara haruslah digunakan untuk kepentingan semua rakyat. Uang negara haruslah digunakan untuk membuat rakyat sejahtera,” tegasnya.
Puan menambahkan bahwa dampak korupsi sangat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam layanan dasar.
“Ketika uang negara diselewengkan, rakyatlah yang paling menderita, dari sekolah yang roboh, obat yang mahal, sampai pelayanan publik yang tersendat,” ujarnya.
Mantan Menko PMK itu menilai Hakordia sebagai momentum untuk menyatukan aksi memerangi korupsi secara kolektif. Menurutnya, perempuan memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter antikorupsi di level keluarga maupun institusi.
“Sebagai ibu, istri, maupun profesional, perempuan adalah benteng awal pembentukan nilai kejujuran dan karakter antikorupsi,” ujar cucu Proklamator RI, Bung Karno tersebut.
Puan mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk berani berada di garis depan dalam gerakan antikorupsi. Setiap langkah kecil, katanya, akan membawa Indonesia lebih dekat pada tata kelola pemerintahan yang bersih.
“Di Hari Antikorupsi Sedunia ini, mari kita teguhkan komitmen bersama, perempuan berintegritas, Indonesia berintegritas. Satukan aksi, basmi korupsi,” tutupnya (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
