Habib Syarief Desak Pemerintah Pulihkan Ribuan Sekolah Terdampak Banjir
Senin, 01 Desember 2025, 19:45:52 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad, menyampaikan keprihatinan mendalam atas 1.009 sekolah yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa pemulihan sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama dan dilakukan secara terstruktur, cepat, serta berpihak pada peserta didik.
Habib Syarief menilai langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah memastikan keselamatan guru dan siswa, sebelum beralih pada pendataan kondisi bangunan sekolah.
“Kondisi guru dan siswa harus dipetakan terlebih dahulu. Kita harus memastikan mereka selamat dan mendapatkan dukungan yang diperlukan. Setelah itu, barulah kita fokus pada kondisi gedung sekolah,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, sebagian besar sekolah kemungkinan mengalami kerusakan mulai dari ringan hingga berat sehingga pembersihan, perbaikan, dan pengecekan struktural harus segera dilakukan. Ia menekankan bahwa keterlambatan penanganan dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap proses belajar mengajar.
Untuk meminimalkan terganggunya pendidikan, Habib Syarief meminta pemerintah mendirikan tenda darurat sebagai ruang belajar sementara, terutama di lokasi yang sekolahnya belum memungkinkan digunakan.
“Anak-anak tetap harus mendapatkan hak pendidikannya. Jika ruang sekolah belum bisa dipakai, tenda darurat harus didirikan secepatnya,” tegasnya.
Ia memastikan bahwa Komisi X DPR RI akan terus mengawal proses pemulihan ini dan mendorong pemerintah mempercepat langkah-langkah penanganan pendidikan di wilayah terdampak.
Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan mitigasi dan pemetaan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Data menunjukkan terdapat 310 sekolah terdampak di Aceh, 385 di Sumatera Utara, dan 314 di Sumatera Barat, dengan total 1.009 satuan pendidikan yang terkena dampak banjir (red).
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
