Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian Al Hidayah
Sabtu, 29 November 2025, 19:06:49 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Pelantikan pengurus Pengajian Al Hidayah periode 2025–2030 menandai langkah baru organisasi perempuan ini dalam mendorong transformasi digital sebagai bagian dari strategi dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam acara yang digelar di Jakarta, Sabtu (29/11/2025), Ketua Dewan Penasehat Pengajian Al Hidayah, Sri Suparni Bahlil, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital kini menjadi kebutuhan mendesak bagi organisasi keagamaan dan sosial. Menurutnya, era modern menuntut metode dakwah yang adaptif, aman, dan mampu menjangkau generasi muda.
“Pengajian Al Hidayah harus menjadi pelopor transformasi digital. Kita harus mampu menginspirasi, mendidik, dan menggerakkan ekosistem digital yang tetap religius dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa platform digital dan media sosial bukan hanya alat komunikasi, tetapi sarana strategis untuk memperluas jangkauan dakwah, memperkuat koordinasi pusat-daerah, serta menghadirkan konten edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan ribuan kader yang tersebar di seluruh Indonesia, Sri Suparni meyakini bahwa digitalisasi dapat mempercepat penyebaran nilai-nilai kebaikan, memperkuat program sosial, dan membangun komunitas yang lebih produktif.
Sementara itu, Ketua Umum Pengajian Al Hidayah, Hetifah Sjaifudian, menekankan bahwa pelantikan pengurus baru bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen memperkuat kapasitas organisasi di tengah perubahan lanskap sosial. Ia menyebut bahwa tantangan zaman semakin kompleks, mulai dari literasi digital keluarga hingga perubahan pola komunikasi generasi muda.
“Kita bukan hanya majelis pengajian. Kita adalah bagian dari gerakan pemberdayaan perempuan yang harus hadir di dunia nyata maupun digital,” kata Hetifah.
Dalam periode kepengurusan 2025–2030, Al Hidayah akan menekankan peningkatan kualitas pengajian, pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis digital, hingga penguatan tata kelola organisasi melalui kolaborasi lintas lembaga dan komunitas.
Ia juga mengapresiasi dukungan dan perhatian Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang selama ini melihat Al Hidayah sebagai organisasi perempuan yang konsisten hadir hingga ke daerah-daerah.
Hetifah menegaskan bahwa dengan semangat baru dan struktur organisasi yang solid, Al Hidayah siap menghadapi tantangan era digital sambil tetap menjaga spirit dakwah dan nilai-nilai keislaman (red)
Berita terkait
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
Transmigrasi Patriot Libatkan 2.000 Peneliti Kaji...
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
Pengajian Al-Hidayah Ajak Lansia Hidup Sehat...
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
Rustini Dorong Pemerataan Kesejahteraan Perempuan di...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
