Berita Senayan
Network

Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak RS, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

Redaksi
Laporan Redaksi
Rabu, 26 November 2025, 12:35:39 WIB
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak RS, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Kasus meninggalnya Irene Sokoy, ibu hamil asal Kampung Hobong, Sentani, Jayapura, bersama bayi dalam kandungannya, memicu sorotan tajam dari DPR RI. Insiden tragis ini diduga terjadi setelah empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura menolak memberikan penanganan darurat pada Senin (17/11/2025) dini hari.

Gubernur Papua Mathius Fakhiri membenarkan laporan tersebut. “Informasi yang saya terima, kematian ibu hamil dan bayinya ini berkaitan dengan dugaan kelalaian sejumlah rumah sakit di Jayapura,” ujarnya di Jayapura, Sabtu (21/11/2025).

Tragedi ini menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh (Ninik), menegaskan perlunya evaluasi total terhadap sistem layanan darurat di rumah sakit seluruh Indonesia. Ia menyebut penolakan pasien bukan lagi kasus insidental, melainkan pola bermasalah yang terus terulang.

“Ini kegagalan sistem. Tidak boleh ada satu pun rumah sakit yang menolak pasien darurat hanya karena KTP, status BPJS, atau alasan administrasi lainnya,” kata Ninik di Jakarta.

Menurutnya, sektor kesehatan membutuhkan penanganan serius karena penolakan layanan darurat merupakan pelanggaran terhadap hak dasar warga negara. Ninik mendesak Kementerian Kesehatan segera mengumpulkan seluruh manajemen rumah sakit dan dinas kesehatan untuk menyatukan komitmen nasional.

“Rumah sakit harus jadi penyelamat jiwa, bukan pintu birokrasi. Pertolongan harus diberikan lebih dulu, administrasi bisa menyusul,” tegasnya.

Tragedi Irene Sokoy menjadi potret buram sistem kesehatan yang dinilai masih abai terhadap prinsip kemanusiaan. DPR meminta pemerintah memastikan kejadian serupa tidak terulang di daerah lain dengan mempertegas sanksi dan standar layanan darurat.

Peristiwa ini memperkuat tuntutan publik akan reformasi layanan gawat darurat agar tidak lagi ada nyawa yang hilang akibat kelalaian administratif (red)


Berita terkait

Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR Kritik Lemahnya Antisipasi
Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR...
26 November 2025, 15:23:36
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi Keselamatan Jemaah
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi...
25 November 2025, 17:17:29
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus Beras Ilegal
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus...
25 November 2025, 14:05:35