Sorotan Keracunan Hambat Rencana Perluasan Program MBG
Jumat, 07 November 2025, 19:03:03 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Rencana perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke lansia dan penyandang disabilitas dinilai positif, namun sejumlah kalangan menilai pemerintah harus terlebih dahulu menyelesaikan berbagai persoalan yang masih muncul di lapangan. Kasus keracunan dan temuan makanan basi yang terus terjadi dinilai menjadi hambatan utama keberlangsungan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, menyampaikan bahwa usulan memperluas penerima manfaat memang penting, namun kualitas pelaksanaan harus menjadi prioritas. “Kami mendukung perluasan program, tapi masalah teknis dan tata kelola yang masih sering terjadi harus dibereskan dulu. Jangan sampai masalah ini menimpa lansia maupun penyandang disabilitas,” kata Arzeti, Jumat (7/11/2025).
Sebelumnya, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengusulkan agar MBG mencakup 100.000 lansia dan lebih dari 30.000 penyandang disabilitas. Usulan tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo.
Namun Arzeti menilai, berbagai laporan keracunan hingga penolakan orang tua murid terhadap pemberian MBG menunjukkan adanya persoalan serius yang belum terselesaikan. “Kasus-kasus seperti makanan basi harus menjadi fokus pembenahan sebelum program diperluas,” ujarnya.
Selain masalah kualitas makanan, Arzeti turut menyinggung kasus hilangnya dana Rp1 miliar milik SPPG di Batujajar, Bandung, yang berdampak pada berhentinya pelayanan MBG di wilayah tersebut. Menurutnya, kasus ini memperlihatkan perlunya pengawasan yang lebih ketat.
Arzeti menekankan bahwa program MBG memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi masyarakat, namun efektivitas dan keamanan program harus dipastikan sepenuhnya. “Jangan sampai perluasan dilakukan saat masalah utamanya belum selesai,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah memperbaiki tata kelola, pengawasan, dan distribusi agar kejadian serupa tidak terulang. “Program ini memiliki manfaat besar, namun harus berjalan tanpa membahayakan penerimanya,” tambahnya (red)
Berita terkait
Abdullah Minta Komnas HAM dan LPSK...
Amelia Anggraini: Konflik Israel-Iran Bisa Picu...
Konflik AS-Israel vs Iran Makin Memanas,...
Andina Narang: DPR Dorong Peran Aktif...
Heru Tjahjono Minta KBRI Siaga Lindungi...
Gus Abduh: Penembakan Pemuda Makassar Harus...
Berita Terbaru
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
Paradoks Khamenei: Imam Tertinggi Revolusi Penggemar...
