Evita Nursanty Minta TVRI-RRI Gencarkan Liputan Pariwisata Bali
Sabtu, 01 November 2025, 08:08:50 WIB
DENPASAR, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, meminta lembaga penyiaran publik seperti TVRI, RRI, dan LKBN Antara untuk memperbanyak liputan khusus mengenai pengembangan sektor pariwisata di Bali, terutama terkait Bali International Hospital (BIH) dan desa-desa wisata berprestasi.
Permintaan tersebut ia sampaikan usai pertemuan dengan perwakilan TVRI, RRI, dan Antara di Denpasar, Bali, Jumat (31/10/2025), dalam rangkaian kegiatan reses Komisi VII setelah sebelumnya mengunjungi KEK Sanur dan bertemu Gubernur Bali.
Evita menegaskan bahwa konten yang dibutuhkan bukan sekadar berita singkat, tetapi liputan mendalam yang memberikan edukasi publik. “Saya minta tayangan-tayangan ini tidak bersifat berita, tetapi liputan khusus. Agar masyarakat tahu bahwa untuk berobat ke depan, mereka tidak perlu lagi ke luar negeri,” ujarnya.
Ia menyoroti masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan menahan devisa keluar melalui pembangunan BIH sebagai pusat layanan kesehatan bertaraf internasional.
Selain itu, politisi PDI-Perjuangan tersebut juga meminta liputan khusus mengenai desa-desa wisata di Bali yang telah mendapatkan penghargaan dari UNESCO dan UN Tourism. Menurutnya, ekspos yang lebih besar akan menumbuhkan destinasi baru dan mengurangi penumpukan wisatawan di kawasan tertentu, sehingga pariwisata Bali Utara dan wilayah lainnya ikut berkembang.
Terkait kebutuhan operasional, Komisi VII menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan dukungan anggaran bagi TVRI dan RRI dalam pembahasan anggaran pusat. Hal ini termasuk upaya mengatasi blank spot siaran RRI yang masih mencapai 20 persen di Bali, akibat lemahnya daya pemancar.
Di penghujung pertemuan, Evita turut menyoroti pentingnya pelatihan jurnalisme bagi wartawan media online. Ia berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan profesionalisme dan mendorong keberagaman sudut pandang pemberitaan.
“Wartawan harus mampu melihat berita dengan angle berbeda sehingga konten tidak seragam,” ujarnya (red)
Berita terkait
RUU Komoditas Strategis Dinilai Abaikan Potensi...
Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR...
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak...
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi...
DPR Minta SOP Anti-Bullying Diterapkan di...
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
