Firnando Ganinduto: Jaga Mutu BBM, Lindungi Konsumen dari Kerugian Massal
Rabu, 29 Oktober 2025, 11:18:00 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menyoroti pentingnya pengawasan berlapis terhadap BBM bersubsidi menyusul maraknya laporan motor brebet dan mogok massal di sejumlah wilayah Jawa Timur. Ia menegaskan, insiden tersebut harus menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dan Pertamina untuk memperkuat sistem pengawasan distribusi bahan bakar di lapangan.
Menurut Firnando, lemahnya kontrol kualitas di tingkat SPBU maupun jalur distribusi dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat kecil yang mengandalkan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari.
“Ini bukan hanya soal teknis, tapi soal keadilan bagi rakyat yang berhak atas BBM bersubsidi. Pemerintah dan Pertamina harus memastikan kualitasnya terjaga hingga ke pompa terakhir,” ujar Firnando di Jakarta, Selasa (29/10).
Ia mendorong Pertamina untuk segera melakukan audit mutu bersama Dirjen Migas dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penegakan sanksi bagi pihak yang lalai serta menjaga kepercayaan publik terhadap kebijakan energi nasional.
“Kalau mutu BBM tidak terjamin, konsumenlah yang paling dirugikan. Negara tidak boleh abai terhadap hak masyarakat yang sudah membayar dengan harga subsidi,” tegasnya.
Firnando juga menepis anggapan bahwa insiden tersebut terkait dengan kebijakan pencampuran etanol dalam BBM. Menurutnya, kebijakan itu belum diberlakukan dan tidak berkaitan dengan persoalan teknis yang terjadi di lapangan.
“Masalah ini murni operasional distribusi Pertamina. Jadi fokus utama harus pada penelusuran mutu dan pembenahan sistem distribusi, bukan spekulasi kebijakan,” katanya.
Legislator muda Partai Golkar itu menekankan perlunya transparansi penanganan kasus agar tidak menimbulkan keresahan publik. Ia berharap momentum ini digunakan pemerintah dan Pertamina untuk memperbaiki tata kelola energi bersubsidi secara menyeluruh.
“Kepercayaan masyarakat terhadap BBM nasional adalah aset penting. Kalau ingin energi kita kuat dan berdaulat, mulailah dari kejujuran dan akuntabilitas distribusi,” pungkasnya (red)
Berita terkait
RUU Komoditas Strategis Dinilai Abaikan Potensi...
Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR...
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak...
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi...
DPR Minta SOP Anti-Bullying Diterapkan di...
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
