Budisatrio Djiwandono: Pemuda Harus Bangga Jadi Petani
Rabu, 29 Oktober 2025, 15:18:21 WIB
BOGOR, BERITA SENAYAN – Dalam rangka memperingati HUT ke-39 Pemuda Tani Indonesia, Satu Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dan Hari Sumpah Pemuda, DPP Pemuda Tani Indonesia menggelar kegiatan “Temu Pemuda: Dialog dan Penanaman” di delapan provinsi yang dipusatkan di Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (28/10).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas capaian pembangunan sektor pertanian nasional serta komitmen Pemuda Tani Indonesia untuk menyemai semangat regenerasi petani dan mendukung kemandirian pangan nasional.
Dalam pidatonya, Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia, Budisatrio Djiwandono, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai capaian pertanian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto selama satu tahun terakhir.
“Alhamdulillah, Indonesia berhasil swasembada beras. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) bahkan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, yaitu lebih dari 4,2 juta ton,” ujar Budi.
Budi juga menyoroti sejarah baru di sektor pupuk bersubsidi dengan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) hingga 20 persen serta penyederhanaan 145 regulasi, sehingga petani kini lebih mudah mengakses pupuk dengan prinsip 7 Tepat—jenis, dosis, waktu, cara, tempat, mutu, dan sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Budisatrio menyapa delapan DPD Pemuda Tani Indonesia di berbagai provinsi yang melakukan penanaman serentak.
“Selamat menanam! Sumatera Utara menanam aren dan pinang, Riau kopi, Lampung pala, Banten aren dan cengkeh, Jawa Tengah aren, Sulawesi Selatan cengkeh, Kalimantan Tengah pala, dan di Bogor kita menanam padi serta vanili. Total ada 100.000 bibit,” tuturnya.
Kegiatan ini diikuti 1.000 peserta dari berbagai daerah, termasuk kelompok wanita tani. Kepada para petani perempuan, Budi mendorong peningkatan peran dalam distribusi hasil panen.
“Di Bogor sudah ada pasar tani. Ke depan, melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, ibu-ibu punya peluang lebih besar memasarkan hasil tani,” katanya.
Budisatrio juga mengajak seluruh pengurus dan kader Pemuda Tani Indonesia untuk menjadi teladan dan menghidupkan semangat generasi muda turun ke sektor pertanian dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.
“Menjadi petani atau terjun langsung di dunia pertanian adalah kebanggaan, bukan keterpaksaan,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sabam Rajagukguk (Waketum DPP Pemuda Tani Indonesia), Suroyo (Sekjen Pemuda Tani Indonesia), Endang S. Thohari (Anggota Komisi IV DPR RI), Andi Nur Alamsyah (Dirjen PSP Kementan), Ebi Rulianti (Direktur Perbenihan Perkebunan), Dedie A. Rachim (Wali Kota Bogor), Jenal Mutaqin (Wakil Wali Kota Bogor), serta para petani muda.
Mereka bersama-sama melakukan penanaman vanili dan padi sawah sebagai simbol semangat kemandirian pangan nasional (red).
Berita terkait
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
Transmigrasi Patriot Libatkan 2.000 Peneliti Kaji...
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
Pengajian Al-Hidayah Ajak Lansia Hidup Sehat...
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
